HEADLINE >> INDONESIA MEMILIH

Pemilu 2019, Empat Parpol Baru Tenggelam di Kabupaten Mojokerto

IM.com – Empat partai baru memang belum mampu berbicara banyak di Pemilu 2019, khususnya di Kabupaten Mojokerto. Terbukti, tidak ada satupun parpol baru yang lolos ke DPRD.

Keempat parpol yang gagal lolos ke DPRD yakni Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serta satu partai nonparlemen, PKPI. Para caleg dari lima partai tersebut tidak mampu mengeruk suara besar dan bersaing dengan calon dari parpol lain untuk melenggang sebagai senator.

Hasil rekapitulasi suara (real count) KPU Kabupaten Mojokerto menunjukkan, dari puluhan caleg yang diterjunkan lima parpol itu bahkan hanya satu orang yang mampu mendulang suara di atas seribu yakni Restu Setiyo Robert. Caleg Partai Perindo yang bertarung di Dapil 1 itu mampu mengumpulkan 2.873, namun tidak cukup untuk mengantarkannya duduk di kursi dewan.

Sementara caleg lain dari parpol baru tidak ada satupun yang menjangkau seribu suara.

Secara keseluruhan memang, Perindo tercatat sebagai parpol baru yang paling menjanjikan, meski tak lolos ke parlemen. Bahkan perolehan suaranya hampir dua kali lipat dari PSI yang ada di bawahnya.

Berdasar rekap suara KPU Kabupaten Mojokerto, Perindo meraih total dari lima dapil sebanyak 8.701 suara. Disusul PSI 4.401 suara, Berkarya 3.617 suara, PKPI 552 suara dan Partai Garuda 0 suara karena tidak menerjunkan caleg di semua dapil.

Sebagai informasi, sebanyak 50 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto periode 2019-2024 masih akan diduduki para anggota dewan dari 11 parpol incumbent yang menghuni gedung parlemen periode ini. Ke-11 parpol tersebut sesuai nomor urut yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, NasDem, PKS. Kemudian PPP, PAN, Hanura, Partai Demokrat dan PBB. (Baca: Hasil Pemilu 2019 Kabupaten Mojokerto, Pengusung Jokowi Menguat, Oposisi Kian Minoritas).

PKB sukses membuat kejutan sebagai pemuncak peringkat perolehan suara parpol. Pada Form DB-1 KPU Kabupaten Mojokerto menunjukkan partai nomor urut 1 itu total meraup 128.758 suara dan merebut kursi Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto dari genggaman PDIP. (Baca: Pemilu 2019 Kabupaten Mojokerto, Kursi PKB Geser PDIP di Parlemen).

Suara PKB hanya terpaut tidak sampai 2.717 dengan PDIP di peringkat kedua dengan raihan 126.041 suara. PKB mendominasi suara di tiga Dapil. Sedangkan partai banteng hanya mengungguli PKB di dua wilayah yakni, Dapil 2 (Jatirejo, Gondang, Pacet, Trawas) dan dapil 5 (Bangsal, Mojoanyar, Dlanggu, Kutorejo). Di dapil 5 ini PDIP mampu unggul cukup telak dari PKB dengan 29.385 suara berbanding 15.917 suara.

Kendati, PKB dan PDIP partai menguasai perolehan suara di lima dapil, tetapi pemilik suara terbanyak bukan dari kedua parpol tersebut. Suara terbanyak dipegang oleh Winajat, caleg Partai Golkar di Dapil 1 yang mendulang 10.577 suara. (Baca: Ini Daftar Caleg Lolos DPRD Kabupaten Mojokerto 2019-2024, Incumbent Terbanyak dari PDIP dan Golkar). (im)

Berita Terkait

Komentar