HEADLINE >> Regional

Hari Ini, Kualitas Udara di Mojokerto Diperkirakan Terburuk se-Indonesia

IM.com – Udara di wilayah Mojokerto tercatat paling tidak sehat se-Indonesia pada Jumat pagi tadi (15/11/2019). Meski sedikit membaik pada sore hari tadi, wilayah Mojokerto masih berada di 10 besar daerah dengan kualitas udara terburuk.

Pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 WIB tadi, indeks kualitas udara (AQI) Mojokerto berada di angka 175 pada pukul 06:00 WIB. Rekor Mojokerto termasuk yang tertinggi di antara spot lain di Indonesia, seperti Pamulang (Banten) dengan AQI 172 bahkan Banjarmasin (Kalimantan Sel.) dengan AQI 171.

Data kualitas udara (AQI) untuk menunjukkan bahwa semakin tinggi nilainya, maka udara semakin tidak sehat. Data ini sesuai tangkapan AirVisual, sebuah situs online yang concern menyajikan data kualitas udara global setiap hari melalui aplikasi polusi udara.

Dengan aplikasi tersebut, AirVisual mampu memprediksi dan menangkap kualitas udara di seluruh dunia. Namun prakiraan AirVisual tidak dapat mempertimbangkan peristiwa luar biasa, seperti bencana atau aturan terkait emisi gas buang kendaraan yang ditetapkan pemerintah.

Karena itu, AirVisual menyatakan prediksinya bisa saja kurang akurat terkait dengan faktor tersebut.

Menurut tangkapan aplikasi AirVisual ini, kualitas udara di wilayah Mojokerto membaik pada sore hari di angka AQI 164. Sementara udara yang paling tidak sehat pada sore hari tadi ada di wilayah Probolinggo dengan AQI 202.

Disusul wilayah Pasuruan dengan AQI 193, Kraksaan AQI 184. Mojokerto ada di peringkat ke-10.

Mirisnya, 10 besar daerah dengan kualitas udara tidak sehat versi AirVisual ini ada di wilayah Jawa Timur. Penyebabnya menurut catatan AirVisual, karena konsentrasi partikel polutan di Jawa Timur melebihi nilai ambang batas, mencapai 151,4 mikrogram per meter kubik.

Konsentrasi partikel udara yang memiliki diameter lebih kecil dari 2,5 mikrometer atau PM2.5, merupakan salah satu indikator pencemaran udara. Adapun batas nilai ambang batasnya, menurut BMKG, adalah 65 mikrogram per meter kubik.

Sementara spot yang memiliki kualitas udara terbaik di Indonesia hari ini adalah di Sorong (Papua Barat) dengan AQI 13, disusul oleh Waingapu (Nusa Tenggara Timur) dan Nabire (Papua) dengan AQI 17. (im)

Berita Terkait

Komentar