Petani Mengolah Sawah Menggunakan Traktor Tangan Didampingi Babinsa

IM.com – Tiga petani Kabupaten Mojokerto yang menjadi anggota kelompok tani di desa berbeda, sedang mengolah sawah untuk mempersiapkan penanaman padi ketika di beberapa daerah tengah memasuki musim panca roba dari penghujang ke kemarau. Dalam memproses lahan produksinya yang menggunakan traktor tangan, mereka dibantu Bintara Pembina Desa (Babinsa), Selasa (10/04/2018).

Adalah Tasmin, petani Dusun/Desa Sawo Kecamatan Jetis tengah menyiapkan sawahnya seluas 2,5 hektar untuk ditanami benih padi. Anggota Poktan Pandan Arum tersebut dibantu Babinsa Sawo, Serda Edi Purwono. Di lokasi berbeda, persiapaan penanaman dilakukan oleh Kartono di sawahnya seluas 2 hektar. Anggota Poktan Margo Rukun, Dusun Ngabar Desa Ngabar terebut didampingin Babinsa setempat Koptu Muhadi.

Di Dusun Warugunung Desa Kupang juga dilakukan kegiatan serupa oleh Darsono terhadap sawahnya seluas satu hektar. Anggota Poktan Tani Sumber ini juga dibantu oleh Babinsa.

Secara bersamaan, di dua lokasi lainnya, petani bernama Urip, warga Desa Jetis dan Desa Sawo, melangsungkan panen. Anggota Poktan Marmoyo Jaya yang didampingi Babinsa Serma Supi’i Hadi Santoso berhasil memetik hasil produksi sebanyak 6,3 ton pada lahan satu hektar.

Sementara sawah milik Mustaji di Dusun Bulu Desa Sawo memperoleh gabah seberat 12,6 ton pada lahan seluas dua hektar. Selama memanen, Anggota Kelompok Tani Perdamaian tersebut dibantu Babinsa setempat.

Danramil 0815/07 Jetis Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Hari Subiyanto dalam keterangannya menuturkan, pendampingan yang dilakukan Babinsa untuk memotivasi para petani yang tergabung dalam kelompok tani dalam menolah sawahnya.

Pengolahan lahan sawah melalui pembajakan atau mendulnag dengan menggunakan traktor tangan untuk mempercepat proses. Melalui pembajakan ini, kondisi permukaan tanah yang semula keras akan menjadi gembur, sehingga saat ditanami, akar padi dapat tumbuh dan berkembang leluasa. (dim/uyo)

Berita Terkait

Komentar