TMMD Kodim 0815 Membangun Desa Terpencil

IM.com – Sebagai bentuk pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke – 102 Tahun Anggaran 2018 Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, Masyarakat serta TNI AD mendukung secara penuh melalui kegiatan baik fisik maupun non fisik.

Program sosial ini bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, melainkan juga menumbuhkan semangat masyarakat agar percaya diri mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi.

Statemen tertulis Gubernur Jatim tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, saat menjadi inspektur upacara pembukaan momen TMMD Reguler Ke-102 Tahun Anggaran 2018 Tahun di wilayah Kodim 0815 Mojokerto. Seremoni tersebut berlangsung di Desa Jembul, secara resmi dibuka melalui Upacara Pembukaan di Lapangan Desa Bleberan Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (10/07/2018).

Dalam membacakan sambutan Gubernur Jatim, Pungkasiadi menyampaikan, TMMD merupakan program lintas sektoral baik dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Masyarakat yang dilaksanakan setiap tahun sebanyak 3 kali dengan lokasi sasaran daerah terpencil, terisolasi dan terpinggirkan.

Sedangkan hasil pelaksanaan TMMD dapat dirasakan oleh masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Oleh karena itu perlu peran masing-masing untuk kolaborasi, koordinasi, komunikasi dan bersinergi dalam rangka mendukung pelaksanaan TMMD.

Sebagai penunjang pelaksanaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan berupa bantuan keuangan, buku, rak buku, box arsip, pelatihan, pelayanan kesehatan hewan, pemberian obat-obatan hewan, pelayanan KB, sosialisasi program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga, pemasangan dan pembongkaran umbul-umbul.KB.

Juga memberikan pelatihan berbasis masyarakat, penyuluah agama, bantuan kitab suci Al Qur’an, serta penyuluhan hukum pada masyarakat. “Kami berharap hasil dukungan berupa kegiatan, maupun yang lainnya tersebut bisa dimanfaaatkan oleh masyarakat, dan berharap untuk keberlanjutan perlu dukungan dari semua elemen baik pemerintah daerah maupun masyarakat,” tutur Pungkasiadi.

TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus 2018 di 5 lokasi sasaran. Diharapkan bisa mencapai hasil yang optimal sebagaimana rencana.

Hadir dalam upacara tersebut, Danrem 082/CPYJ Kolonel Arm Budi Suwanto, Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Sahid Sahabuddin, Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Czi Wakhyono, Kababinminvetcaddam V/Brawijaya Kolonel Czi Bayu Ekawan, Kapusdik Brimob Watukosek Kombespol Eko Nugrohadi, Kasrem 082/CPYJ Letkol Moch. Sulistiono, Perwakilan SPN Polda Jatim AKBP Marzuki, serta para pejabat sipil, milter dan pemuka masyarakat. (dim/uyo)

Berita Terkait

Komentar