Hama Ureg yang Menjengkelkan, Begini Cara Mengatasi

IM.com – Tidak jarang nasib sial menimpa petani, ketika tanaman yang baru saja ditanam tiba-tiba layu dan ketika dicabut ternyata akarnya hilang?

Penyebab hilangnya akar tersebut tidak lain dikarenakan ulah “uret”, hama pemakan akar tanaman muda. Karena itu jika petani menjumpai uret, tanpa pikir panjang pasti dihabisi. Nah untuk mengantisipasi serangan hama yang menjengkelkan itu,

Dinas Pertanian Kabupaten Kediri mengadakan pelatihan penanggulangan uret yang disampaikan langsung Dinas Perkebunan dan Pertanian Provinsi jawa Timur.

Sosialisasi dan praktek lapangan dihadiri Yuyun Kusumawati dari Dirjen Perkebunan dan Pertanian Jawa Timur, Nanang Hidayat dari Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Danramil Kandat Kapten Inf Sunarjo, Gapoktan (gabungan kelompok tani) se-Kecamatan Ngancar dan Wates, mahasiswa Uniska Kediri serta Babinsa dan Babinkamtibmas setempat, Selasa (10/07/2018)

“Uret ini merupakan larva kumbang yang hidup di dalam tanah. Meski secara anatomi bentuk semua uret hampir sama namun berbeda kumbang, juga beda pula ukuran uretnya. Uret pada berbagai daerah memiliki sebutan yang berbeda-beda,” terang Yuyun Kusmawati diawal sosialisasi.

Lebih lanjut Yuyun juga menjelaskan bahwasannya uret lebih aktif pada siang hari ketika temperatur tanah mengembang dan uret menyukai kondisi tanah yang gembur. Sasaran makanannya adalah kompos serta pupuk yang ada dalam tanah. Namun ketika menjumpai akar muda maka uret akan memangsanya sebagai nutrisi segar.

“Sebenarnya ia juga memakan akar rumput dan tanaman liar. Namun karena pada lahan tanam biasanya dilakukan penyiangan serta penggemburan tanah maka sasaran utama uret beralih pada tanaman budidaya yang ditanam pada tanah gembur,” sambungnya.

Sebagau bentuk pencegahan hama uret, sebenarnya harus dilakukan pada proses awal yaitu sejak pengolahan lahan. Setiap uret yang diketemukan sebaiknya segera dimatikan. Insektisida sistemik akan bekerja di dalam jaringan tanaman yakni terserap dan menyebar ke seluruh jaringan dalam tanaman termasuk akar.

“Saat hama uret memakan akar tanaman tersebut ,maka ia akan keracunan dan mati atau minimal sakit,” pungkasnya.
Selain sosialisasi penanggulangan hama juga dilakukan praktek lapangan di areal pertanian Desa Kandat Kecamatan Kandat kabupaten Kediri. Dalam praktek lapangan ini, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Kediri mejelaskan secara spontan saat praktek yang dilakukan di lahan pertanian seluas 1,4 hektar ini.(rem/uyo)

Berita Terkait

Komentar