Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga didampingi WAkil Gubernur Jawa Timur emil Elistianto Dardak dan Bupati Ikfina Fahmawati memberangkatkan 10 kontainer produk tisu yang diekspor dari pabrik PT Sun Paper Source di Jalan Raya Kembangsri, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Kamis (10/6/2021).

IM.com – Perusahaan tisu PT Sun Paper Source (SPS) mengekspor 10 kontainer produknya ke luar negeri. Kegiatan dagang lintas negara yang dilakukan PT SPS ini disebut turut mendongkrak nilai ekspor Indonesia yang terus naik meski di masa pandemi Covid-19.

Pemberangakatan 10 kontainer produk ekspor tersebut dilepas oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dari pabrik PT SPS di Jalan Raya Kembangsri, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Kamis (10/6/2021). Pemberangkatan 10 kontainer produk ekspor PT SPS juga dihadiri Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

“Neraca perdagangan Indonesia per April 2021, mengalami surplus cukup besar. Ini adalah hal yang baik, meski kita dalam masa pandemi Covid-19. Sampai saat ini kita sudah melakukan 23 perjanjian dagang seluruh dunia. Pada hari ini berjalan, kita akan menyelesaikan 12 perjanjian,” kata Wamendag di pabrik PT SPS, Kamis (10/6/2021).

Selain itu, Wamendag juga mengatakan bahwa saat ini, Kementerian Perdagangan tengah mendorong program percepatan implementasi sistem resi gudang (SRG). Hal ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan perdagangan.

“SRG dapat menjadi sebuah instrumen yang memberikan manfaat berupa sarana pembiayaan serta sarana tunda jual untuk kelancaran perdagangan komoditas. SRG sangat berhubungan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Maka, kami minta semua pemangku kepentingan mulai pemda/pemkab/pemkot, asosiasi, dan pelaku usaha untuk bisa memaksimalkan pemanfaatan SRG,” tambah Wamendag.

Sedangkan Wagub Emil Elestianto Dardak, pada sambutan arahannya menyebut salah satu faktor enting dalam mendukung kehidupan perekonomian perdagangan adalah konektivitas. “Perdagangan dan ekonomi bisa lancar, kalau konektivitasnya juga baik. Ini adalah tugas kami di Pemerintah Provinsi Jawa Timur, agar bisa mewadahi itu semua,” kata Emil.

Usai kegiatan ini, Bupati Ikfina Fahmawati mendampingi Wamendagri melakukan sidak harga barang kebutuhan pokok di Pasar Legi Mojosari. (im)

515

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini