
IM.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meresmikan wisata kolam renang yang berada satu areal dengan Bukit Bunga Mojorejo (BBM) Desa Mojorejo, Pungging di Jalan Mojosari-Trawas, Sabtu (18/3/2023). Wana wisata milik BUMDesa Mojorejo itu diharapkan bisa semakin berkembang dengan inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Peresmian kolam renang hasil dari BK desa tahun 2022 itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Ikfina. Acara dimeriahkan oleh pertunjukan kreasi dari perwakilan sekolah TK-SD Mojorejo, yakni tarian antar-antar pisang dari siswa RA Raudlatul Ulum dan pertunjukan pantomim dari siswa SDN Mojorejo.
Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengatakan, peresmian kolam renang ini adalah hal yang sangat luar biasa. Ia menyebut alasan memberikannya BK Desa itu untuk pertumbuhan ekonomi usai pandemi melanda.
Dengan demikian, Bupati Ikfina berharap seluruh masyarakat mendapatkan imbas pertumbuhan peningkatan ekonomi dari wisata kolam renang BBM ini. Peresmian kolam renang itu dihadiri pula oleh Kepala DPUPR, Kepala Disbudporapar, Kepala DPMD, Kepala DLH, Forkopimca Pungging, TP PKK Kecamatan Pungging.
“Selain masyarakat Mojorejo sendiri. Adanya ekonomi yang terpusat ini nantinya juga akan berimbas ke desa-desa yang lain juga. Tentunya ini juga harus ditangkap oleh desa lain sebagai pengungkit ekonomi desanya,” terangnya, Sabtu, (18/3) pagi.
Selain itu, Bupati Ikfina menyebut dengan peresmian kolam renang ini, maka Pemdes Mojorejo sangat dituntut untuk menjaga dan meningkatkan perkembangan wisata. Terlebih, wisata ini masih awal, sehingga wisata ini perlu partisipasi bersama dan gagasan kreatif dari masyarakat.
“Ini merupakan awal dari perjuangan yang sangat besar. Dan ini pekerjaan rumah bagi desa Mojorejo untuk bagaimana kedepannya bisa mengembangkan wisata ini semakin besar sehingga sejahtera semuanya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mojorejo Zainurul huda menyampaikan terimakasih telah mempercayakan BK Desa senilai Rp 3 miliar ini untuk membantu desa wisata di Mojorejo ini. Ia mengatakan, dengan adanya bantuan keuangan ini pihaknya merasa lebih bersemangat dan tertantang untuk lebih mendongkrak wisata kolam renang BBM ini agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Karena sejatinya yang sulit adalah setelah peresmian kolam ini. Yakni menjaga kedepan agar tetap survive. Kalau membangun saja kita sudah banyak. Tapi yang menantang saya itu bagaimana mempertahankannya,” ungkapnya. (im)