
inilahmojokerto.com — Belajar sejatinya tidak mengenal batas usia dan waktu. Dari anak-anak hingga dewasa, proses pembelajaran baru benar-benar berakhir ketika kehidupan usai.
Kesadaran inilah yang terus ditanamkan kepada para siswa SMAN 1 Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, melalui kegiatan Campus Expo 2026, sebuah ajang edukatif untuk menggugah semangat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Sebanyak 25 perguruan tinggi hadir dalam Campus Expo yang digelar di lingkungan sekolah tersebut, Selasa (20/01/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk membuka wawasan siswa, khususnya kelas XII, tentang ragam pilihan pendidikan tinggi, jurusan, prospek kerja, hingga skema pembiayaan kuliah.
Kepala SMAN 1 Kutorejo, Achmad Setiawan, mengatakan bahwa dari tahun ke tahun terjadi peningkatan signifikan jumlah siswa yang memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
“Tidak semua siswa memang langsung ingin kuliah, ada juga yang memilih bekerja. Karena itu sekolah juga bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Namun datanya menunjukkan tren yang menggembirakan,” ujar Achmad Setiawan yang akrab disapa Pak Wawan.
Ia memaparkan, beberapa tahun lalu jumlah siswa yang mengikuti pelatihan keterampilan di BLK mencapai 60 orang. Angka tersebut terus menurun menjadi 48, lalu 20, kemudian 8 siswa. Pada tahun 2025, hanya dua siswa yang memilih jalur BLK.
“Artinya, minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi semakin tinggi. Ini perkembangan yang sangat positif,” tegasnya.
Dalam pesannya kepada siswa, Pak Wawan menekankan pentingnya ketelitian dalam memilih jurusan dan kampus.
“Manfaatkan Campus Expo ini untuk bertanya secara detail. Tanyakan tentang jurusan, prospek masa depan, hingga pembiayaan. Jangan sampai salah pilih, karena itu akan menentukan langkah hidup kalian ke depan,” pesannya.
Perkembangan SMAN 1 Kutorejo sendiri menjadi cerminan perubahan tersebut.
Sekolah yang dulu kerap dicap sebagai “sekolah pinggiran” karena letak geografisnya, kini menjelma menjadi salah satu sekolah unggulan. Berkat prestasi akademik dan non-akademik siswanya, SMAN 1 Kutorejo kini menempati peringkat kedua dari 24 SMA Negeri se-Kabupaten Mojokerto.

Diikuti 25 Perguruan Tinggi
Campus Expo 2026 SMAN 1 Kutorejo diikuti oleh berbagai perguruan tinggi ternama dari dalam dan luar daerah. Di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (Unair), ITS, Unesa, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Trunojoyo Bangkalan, Universitas Terbuka Salut Al Khodijah Mojokerto, Delta International College Sidoarjo, Universitas Hang Tuah, hingga Universitas Islam Majapahit dan STIKES Dian Husada Mojokerto, serta sejumlah kampus lainnya.
Guru pembina kesiswaan, Fajar Bagus, menjelaskan bahwa kegiatan Campus Expo ini diinisiasi oleh para alumni SMAN 1 Kutorejo yang kini menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi.
“Mereka datang untuk berbagi pengalaman dan memberikan gambaran nyata tentang kehidupan kampus kepada adik-adiknya,” tutur Fajar, alumni Universitas Adhi Buana Surabaya yang telah mengajar sejak 1999.
Menurutnya, kehadiran alumni menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa. “Anak-anak jadi punya gambaran konkret. Mereka bisa menyesuaikan pilihan kampus dan jurusan dengan kemampuan dan minatnya masing-masing,” ujarnya.
Ketua panitia Campus Expo 2026, Lutfia, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membantu siswa kelas XII mengenali secara lebih mendalam kampus yang akan dipilih.
“Harapannya teman-teman kelas XII benar-benar tahu seluk-beluk kampus dan jurusan yang diminati. Jangan sampai salah jurusan atau salah memilih kampus,” katanya.
Lutfia menegaskan, kelulusan dari SMA bukanlah akhir dari proses belajar. “Selesai belajar di kelas XII justru menjadi awal pembekalan kehidupan. Pendidikan adalah pintu untuk membuka masa depan,” pungkasnya. (kim)







































