inilahmojokerto.com – Salam sayangku padamu, cucu-cucuku, saudara-saudaraku, putra-putriku. Apakah engkau tahu bahwa pada zaman dahulu kala ada tumbuh-tumbuhan pemakan manusia di belantara Afrika?
Jika seseorang mendekat pada semak-semak atau pohon pemakan manusia, ia akan menangkapnya, menghisap seluruh darahnya, dan melumatkan dagingnya.
Pohon-pohon pemakan manusia yang paling kecil tingginya 4 kaki, sedangkan yang paling besar kadangkala tumbuh sampai 15 kaki. Dahan-dahannya yang berkenjal-kenjal terkulai ke bawah seperti ikal rambut yang kusut, dan daun-daunnya panjang serta lebar.
Beberapa dari pohon-pohon ini merambat, yang dapat menjalar seperti ular-ular yang membelit manusia. Pepohonan pemakan manusia ini sangat kuat, sehingga bahkan angin, badai dan topan yang keras yang menyapu ke seluruh hutan tidak mampu merusaknya.
Terkadang, para pemburu yang membawa tombak memasuki hutan, dan ketika badai datang, mereka akan berlari di bawah pohon ini untuk mencari perlindungan. Ketika para pemburu berdiri di sana tanpa curiga, dahan-dahan pohon tersebut membelit seperti jari-jemari, menangkap manusia dalam cengkeramannya, dan kemudian melumatkan daging serta tulang-tulang manusia itu dalam waktu lima atau enam jam.
Dahan-dahan tersebut memiliki kesaktian-kesaktian tertentu atau energi-energi dasar, yang membuat mereka mampu melakukan hal-hal tersebut. Pohon-pohon seperti ini benar-benar pernah ada pada ratusan tahun yang lalu. Pohon-pohon itu dikenal sebagai pohon setan.
Ada juga terdapat semak belukar pemakan manusia, baik besar maupun kecil. Pada beberapa semak tersebut, dahan-dahan tegak ke atas dan dapat menangkap seseorang hanya ketika dia menyentuhnya.
Semak belukar yang lain beracun seperti ular. Dahan-dahannya dapat menelan manusia, dan melumpuhkannya, serta melumatnya sampai binasa. Pohon-pohon dan semak-semak setan tersebut membunuh lebih banyak manusia daripada binatang, karena binatang secara naluriah telah mengetahui untuk menghindari mereka.
Empat atau lima ratus tahun yang lalu, terdapat lebih dari seribu tetumbuhan setan itu. Namun demikian, pada akhirnya orang-orang menyadari bahwa pohon-pohon itu dapat dihancurkan oleh api. Di beberapa daerah terpencil, hanya sedikit pohon yang masih bertahan dalam waktu yang sangat panjang.
Tetapi sekarang manusia telah mengeksplorasi seluruh dunia dan menganalisa setiap hal yang telah mereka temukan, mereka menghancurkan banyak hal yang membahayakan, termasuk pohon dan semak belukar setan tersebut. Hanya beberapa tumbuh-tumbuhan kecil dari spesies itu masih ada, dan kalangan ilmuwan maupun manusia bijak terus mempelajarinya.
Baru-baru ini, cucu-cucuku, makhluk-makhluk pemakan manusia tersebut mengambil bentuk manusia dan merebak di mana-mana. Pikirkan tentang apa yang telah terjadi lebih dari seratus tahun yang lampau. Manusia memburu sesamanya untuk membunuhnya. Dia meminum darah korbannya, menghisap mereka, memakan anggota tubuh mereka, dan mengganyang kehidupan mereka.
Manusia menjadi lebih beracun daripada tumbuhan-tumbuhan beracun mana pun, lebih mengerikan daripada pohon setan pemakan manusia. Pepohonan dan semak belukar setan tersebut hanya makan orang-orang yang mendekati mereka, tetapi makhluk-makhluk pemakan manusia dengan wajah manusia mengejar dan memburu para korbannya.
Mereka menumpahkan racun mereka pada binatang dari segala jenisnya, pada binatang-binatang berkaki empat, pada makhluk berkaki dua, dan makhluk yang tidak berkaki. Dengan menyiksa setiap pemikiran manusia, mereka bersiap-siap untuk membasmi bangsa manusia. Mereka menyebar di mana-mana, merusak komunitas umat manusia dan akan merampas semuanya. Penuh dosa dan ketamakan, mereka akan mencari dan terus mencari sampai menemukan kalian, dan kemudian menyebarkan racun mereka ke seluruh tubuhmu.
Cucu-cucuku, engkau harus menghindar dari makhluk-makhluk tersebut. Dengan kebajikan dan cinta, dengan keyakinan, kepastian, dan keteguhan hati dari iman, dan dengan sifat-sifat dan tindakan-tindakan Tuhan, engkau harus mencapai kedamaian dan ketenangan.
Kita semua harus berlindung dan bersembunyi dalam kerajaan Tuhan, dalam kearifan-Nya, dan dalam keindahan sifat-sifat-Nya. Hanya inilah perlindungan yang dapat kita miliki. Makhluk-makhluk pemakan manusia dengan wajah manusia tersebut akan menemukan diri kita jika kita bersembunyi di tempat lain mana pun.
Cucu-cucuku, putra-putriku, saudara-saudaraku, renungkan sedikit tentang hal ini! Kasihku untukmu. Carilah pertolongan dan penyelamatan dari Tuhan! Amin.
Sumber:
Buku Kebun Ma’rifat Vol.4
Oleh M. Rahim Bawa Muhaiyaddeen











































