Meskipun semut-semut ini begitu kecil, mereka menimbulkan teror dalam hati makhluk-makhluk yang lebih besar.

inilahmojokerto.com – Salam sayangku padamu, cucu-cucuku. Kemarilah, maukah engkau melakukan sedikit perjalanan ke sana bersamaku? Tunggulah sebentar! Sesuatu sedang terjadi di sebelah sana.

Lihatlah, tentara semut-semut merah yang kecil sedang berbaris dengan cepatnya menuju kita. Mereka adalah semut-semut cuttay, jenis semut paling berbahaya. Gigitannya yang beracun sebahaya sengatan kalajengking. Apakah engkau melihat bagaimana kepala dan bagian belakangnya jauh lebih besar daripada leher dan bagian tengah tubuhnya?

Meskipun semut-semut ini begitu kecil, mereka menimbulkan teror dalam hati makhluk-makhluk yang lebih besar. Jika seekor semut merah menggigit bagian dalam belalai seekor gajah, ini akan mengakibatkan rasa sakit sehingga gajah itu menganggap dirinya akan mati.

Ia akan mengibaskan dan menyelompretkannya ke pohon, tetapi semut merah itu tidak mau pergi. Ia akan menggigitnya terus-menerus. Seekor semut kecil merah dapat menyebabkan gajah yang besar kesakitan.

Ketika semut-semut ini berkumpul menjadi balatentara, mereka bahkan lebih menakutkan. Mereka menghancurkan apa pun di jalan mereka. Mereka menyerang dengan cepat dan melumat korbannya. Awalnya mereka menyerang mata, membutakan mangsa mereka, kemudian masuk ke telinga mereka, dan akhirnya mereka menghancurkan seluruh tubuh. Mereka dapat melumat makhluk hidup menjadi tulang dalam waktu singkat.

Semut-semut ini tidak meninggalkan hidup-hidup korbannya. Mereka menghancurkan daun, pepohonan, dan semua makhluk tunduk pada kekuasaannya. Lihat! Semua binatang dan serangga dan bahkan manusia melarikan diri ketakutan pada pasukan semut ini. Kemarilah anak-anak, larilah cepat dan selamatkan diri dari mereka!

Salam sayangku padamu, cucu-cucuku. Ada empat ratus triliun, sepuluh ribu pikiran dalam ingatanmu yang begitu kecil sehingga mereka tidak bisa dilihat. Bahkan tanpa sepengetahuanmu, pikiran-pikiran tersebut merangkak masuk seperti pasukan semut, menggerogoti untuk menghancurkanmu dan seluruh isi dunia.

Apa saja yang merupakan pikiran-pikiran kecil ini? Keraguan adalah satu hal kecil. Keinginan dalam ingatan juga merupakan hal kecil. Ilusi hanya merupakan titik kecil dalam kehidupan kita. Egoisme dan kebohongan sangatlah kecil. Tapi jika seseorang terjangkit salah satu dari sifat-sifat jelek ini, maka seluruh kehidupannya akan lenyap dan rusak, tidak masalah seberapa besar atau pandai dirinya.

Kearifannya, kemurniannya, pikiran dan sifat-sifatnya yang baik, kehidupan jiwanya, kehidupannya di dunia ini, dan kehidupan di kerajaan Allah, akan dilalap oleh semut-semut ini, yaitu sifat-sifat yang jahat. Sifat-sifat jahat ini tidak tahu apa yang disebut kebenaran atau mereka tidak memahami apa yang bijaksana dan apa yang baik. Sifat-sifat jahat tersebut akan menyerang dan menelan segala sesuatu.

Salam sayangku padamu, cucu-cucuku. Engkau harus hati-hati dan jangan membiarkan sifat jahat sekecil atom pun memasuki dirimu. Satu atom bisa merusak seluruh kehidupanmu.

Satu atom sifat jahat ini bisa melahap tubuhmu seperti semut-semut cuttay itu. Gigitannya yang beracun akan menyebabkan jiwa dan kehidupanmu goyah. Sifat-sifat Allah, cintamu, dan kearifanmu akan menggigil karena gigitannya.

Segera setelah engkau melihat pasukan semut itu datang, maka engkau harus sangat hati-hati. Semut-semut kecil ini tidak akan membiarkan siapa pun melarikan diri. Apa yang akan mereka serang lebih dulu? Mereka akan menyerang mata kearifanmu dan kemudian mengganyang kasih sayangmu.

Ketika mereka mengalahkan kearifan dan kecerdasanmu dan engkau berbaring pingsan di sana, maka mereka akan cepat melahap keyakinanmu, kepastian, kemantapan hatimu, imanmu, dan sifat-sifatmu yang baik. Kemudian engkau akan menjadi buta dan terbuka untuk serangan dari semua karma dunia, semua keinginan, dosa, egoisme aku dan engkau, milikku dan milikmu, semua hubungan dan kepayang, pencurian, nafsu, pembunuhan, dan kebohongan.

Empat ratus triliun dan sepuluh ribu pikiran akan bergabung bersama-sama dalam sebuah kekuatan besar dan melahapmu sedikit demi sedikit sampai tidak ada yang tersisa. Seluruh kehidupanmu akan dilahap.

Cucu-cucuku, hindarilah pasukan semut yang jahat ini! Jangan anggap bahwa keraguan dan kecurigaanmu atau pikiran dan keinginanmu hanyalah hal-hal kecil. Sifat-sifat jahat itu akan merusak kehidupanmu, jiwa, dan harta-bendamu di tiga dunia. Sebagaimana engkau seharusnya tidak berpendapat, “Ah semut-semut ini tidak ada apa-apanya, kita bisa menundukkannya.”

Janganlah berpikir, “Ini hanyalah kesalahan kecil, kejahatan yang sangat kecil.” Janganlah tertipu dengan berpendapat bahwa engkau bisa dengan mudah membuang sifat-sifat itu kapan saja. Jika engkau menyia-nyiakan waktu dan menganggap enteng sifat-sifat jahat itu, maka engkau akan mengalami masalah yang sangat besar.

Engkau harus menghentikan sifat-sifat jahat itu sebelum mereka mendekatimu. Masalah ini jauh lebih besar daripada yang engkau perkirakan. Engkau harus memakai sejumlah besar kearifan dan keagunganmu untuk membuang semut-semut ini.

Cucu-cucuku yang mulia, engkau datang ke dunia ini sebagai jiwa yang murni. Allah menciptakan dirimu dengan cara yang indah. Ketika engkau muncul di dunia, engkau indah, gemerlapan, dan murni. Tapi ketika engkau berusia 3 tahun, begitu banyak sifat-sifat buruk mulai datang menghampirimu.

Dan sekarang, pasukan semut yang jahat ini menangkapmu dan menghancurkanmu. Empat ratus triliun dan sepuluh ribu pikiran sedang merusak kebebasan jiwamu. Semut-semut jahat ini sedang merusak kearifan, sifat-sifat Allah, tindakan-tindakan Allah, persamaan-Nya, perdamaian, persatuan, cinta, keadilan, integritas, dan ketenangan.

Pikiran-pikiranmu sedang memakanmu seperti semut-semut yang melahap seekor binatang. Semut-semut tidak dapat dikendalikan, berlari ke segala arah, merusak segala sesuatu yang dilihat. Apakah engkau memahami ini?

Cucu-cucuku, semut hanya takut pada satu benda yaitu api. Meskipun semut-semut itu mencoba untuk menyerang api, namun mereka masih takut pada api. Semut-semut tidak takut pada benda-benda lainnya. Semut-semut bisa mengambang di atas air dan melayang dengan angin, tapi semut-semut tidak tahan api.

Jadi, jika engkau ingin menghentikan semut-semut ini, maka engkau harus membangun api besar kearifan dalam dirimu. Itulah satu-satunya cara yang bisa menghentikan semut-semut jahat ini. Gunakan keyakinan, ketenangan, dan kemantapan hatimu untuk menyalakan bara api yang besar. Kemudian, ketika pikiran-pikiran jahat ini mendekatimu, maka pikiran-pikiran jahat ini akan hangus terbakar. Kebaikan akan dilindungi sedangkan kejahatan akan musnah.

Oleh karena itu, anak-anakku, dengan serangkaian iman, ketenangan, dan kemantapan hati, bangunlah api kearifan yang membara. Kembangkan api besar kearifan analitik Ilahiah sampai setinggi kearifan Allah yang bercahaya. Barulah 400 triliun dan 10.000 energi dan pikiran jahat bisa dihentikan.

Anak-anakku, engkau harus sangat hati-hati. Dan engkau harus kuat, atau kalau tidak pikiran-pikiran yang menakutkan ini akan menghancurkanmu. Pikiran tersebut berbahaya dan jahat. Pikiran-pikiran jahat ini bisa merusak seluruh dunia. Jangan biarkan pikiran-pikiran jahat ini melahap dirimu.

Renungkanlah. Waspadalah! Semoga Allah menolong kalian semua. Amin.

 

Sumber:
Buku Kebun Ma’rifat Vol.1
Oleh M. Rahim Bawa Muhaiyaddeen

3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini