
inilahmojokerto.com – Salam sayangku padamu, cucu-cucuku, putra-putriku, saudara-saudaraku. Lihatlah dua pohon besar yang ada di sana. Dapatkah engkau melihat burung-burung yang berbeda warna hinggap di dahan-dahan kedua pohon tersebut? Mereka mungkin berjumlah 5 (lima) ribu atau lebih.
Dengarkanlah! Apakah engkau mendengar kicauannya? Tidak, mereka semua hanya diam sambil menyantap makanan dengan tenang. Ketika mereka pertama kali melihat buah-buahan, maka kicauan mereka membuat banyak kegaduhan, berkicauan dan mencericit, namun sekarang mereka hinggap di dahan sambil menikmati rasa manisnya dengan tenang.
Kasihku padamu, cucu-cucuku. Engkau dapat mengamati tingkah laku yang sama dalam diri orang-orang yang bersama syekh dan mencari kearifan Tuhan. Manusia dari berbagai warna kulit dan bahasa yang berbeda akan berkumpul bersama di sini dalam kehadiran syekh.
Walaupun pada awalnya dapat terjadi berbagai gangguan, gangguan itu akan mereda ketika rasa manis dari pengetahuan Ilahi yang diberikan Tuhan, ‘ilm-Nya, diminumkan dengan kearifan. Kemudian seluruh warna itu akan menyatu dengan gembira.
Anak-anakku, ketika engkau pertama kali mendekati penuntunmu yang bijak, engkau pun barangkali membuat keributan, tapi sekali engkau letakkan dan mulai melakukan tugasmu dalam kehadirannya, suara-suaramu harus dihentikan. Engkau harus diam, tenang, dan dengan damai menikmati rasa manis yang diberikan Tuhan, buah-buah kearifan, cinta, kesabaran, toleransi, dan kebenaran.
Sekali engkau berada di dalam keadaan sabar, maka sifat-sifat, tindakan, dan cintamu akan menjadi begitu indah. Kesabaran batinmu, kepuasan hati, kepercayaan terhadap Tuhan, dan pujianmu kepada Tuhan, yakni [sikap] sabur, syukur, tawakkul, alhamdulillah-mu akan begitu indah. Kasih sayangmu akan lebih indah, dan kearifan kasih sayangmu akan terus-menerus menjadi lebih mulia.
Kasihku padamu, cucu-cucuku. Anak-anak Adam a.s., memerlukan gizi dari buah-buahan tersebut. Kalian semua butuh untuk mencapai ketenangan itu. Maka rasa serta aroma dari pengetahuan Tuhan, ‘ilm-Nya akan menjadi keindahanmu. Engkau harus menemukan kedamaian dan persatuan. Inilah berkah yang engkau terima dari syekh.
Jika engkau meraih keadaan seperti ini, engkau akan mengetahui cita rasa dari Allah swt. Apakah engkau telah berusaha dan mencoba untuk menemukan rasa itu? Kasihku padamu.
Sumber:
Buku Kebun Ma’rifat Vol.3
Oleh M. Rahim Bawa Muhaiyaddeen









































