Pemkab Mojokerto gelar audiensi dengan kelompok masyarakat Mojokerto Watch di ruang rapat Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Selasa (7/4/2026).

inilahmojokerto.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar audiensi dengan kelompok masyarakat Mojokerto Watch menyusul meninggalnya teknisi asal China di pabrik tisu PT Sun Paper Source (SPS), Sabtu (21/3/2026).

Audiensi yang berlangsung di ruang rapat Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat itu menghasilkan sejumlah poin penting, salah satunya komitmen Pemkab untuk memperketat pengawasan tenaga kerja asing (TKA) di perusahaan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Mojokerto, Tatang Marhaendrata, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Mojokerto Watch dalam mengawal jalannya pemerintahan, termasuk pengawasan di sektor ketenagakerjaan.

“Kami berterima kasih atas peran serta masyarakat. Ke depan pengelolaan tenaga kerja akan lebih baik,” ujarnya usai audiensi, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Dinas Tenaga Kerja, Bakesbangpol, manajemen PT SPS, serta perwakilan Mojokerto Watch.

Tatang menegaskan, kasus kecelakaan kerja yang menewaskan teknisi tersebut telah ditangani pihak berwenang.

Pemkab, kata dia, juga terus melakukan langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir insiden serupa.

Sementara itu, juru bicara Mojokerto Watch, Priyo, menyoroti lemahnya pelaporan TKA oleh perusahaan. Ia menegaskan setiap perusahaan wajib melaporkan tenaga kerja asing kepada instansi terkait.

“Jika pengawasan tidak berjalan maksimal, kami akan bertindak,” tegasnya.

Manajer HR PT SPS, Hendro Djarot, menyebut insiden tersebut sebagai musibah. Pihaknya berkomitmen membenahi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja, termasuk penggunaan dua bahasa serta pelaporan rutin TKA.

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial dan mendapat perhatian berbagai pihak, termasuk Bupati Mojokerto. (kim)

85

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini