
inilahmojokerto.com — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Kawasaki Ninja yang ditumpangi dua orang dan berujung pada meninggalnya kedua korban di lokasi kejadian.
Sepeda motor tanpa nomor polisi itu dikendarai Mokh. Suprapto (30), warga Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, dengan membonceng Jaka Adi Purwanto (29), yang juga berasal dari desa yang sama.
Keduanya diketahui bekerja di sektor swasta dan tengah melintas dari arah selatan menuju utara.
Berdasarkan keterangan kepolisian, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Pengendara diduga kehilangan kendali sehingga sepeda motor oleng ke kiri dan menabrak pohon di tepi jalan.
Benturan tersebut menyebabkan pengendara dan penumpang terjatuh dan mengalami luka serius.
“Dugaan sementara, faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan, yakni kurangnya kehati-hatian dan konsentrasi pengendara saat berkendara,” terang petugas di lapangan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat kejadian tersebut, kedua korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Prof. Dr. Soekandar, Kabupaten Mojokerto, untuk keperluan visum dan penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga korban telah berada di rumah sakit.
Seorang saksi mata, Diki Faizal Saputra (17), warga Kecamatan Mojosari, menyatakan melihat sepeda motor melintas dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya terjadi kecelakaan.
Keterangan saksi turut membantu petugas dalam proses penyelidikan.
Tidak ditemukan faktor pendukung lain seperti kondisi kendaraan, cuaca, maupun sarana jalan yang berkontribusi terhadap kecelakaan.
Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp 2 juta.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan pengamanan, olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi.
Proses administrasi dan penyelidikan lanjutan juga telah dilakukan sesuai prosedur.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan, dan berkendara dengan penuh konsentrasi, terutama pada jam-jam rawan dini hari. (kim)






































