Pertunjukan ogoh-ogoh yang diperagakan karyawan PT Tjiwi Kimia memeriahkan rangkaian HUT ke-54 Tjiwi Kimia

inilahmojokerto.com – Usia 54 tahun menjadi lebih dari sekadar penanda panjangnya perjalanan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. Di tengah perubahan industri yang terus bergerak, perusahaan yang berdiri sejak 2 Oktober 1972 itu berupaya menerjemahkan warisan masa lalu ke dalam langkah yang lebih dekat dengan masyarakat dan lingkungan.

Memasuki usia ke-54 pada Oktober 2026, salah satu unit usaha APP Group tersebut mengusung tema “Dari Akar Warisan, Menenun Masa Depan”. Tema itu menjadi refleksi perjalanan lintas generasi sekaligus penegasan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya berbicara tentang bisnis, tetapi juga hubungan dengan karyawan, masyarakat dan lingkungan sekitar.

Karyawan dan masyarakat mengikuti jalan sehat dalam rangkaian peringatan HUT ke-54 PT Tjiwi Kimia

Direktur Utama Tjiwi Kimia, Suhendra Wiriadinata, mengatakan perjalanan lebih dari setengah abad menjadi momentum untuk menjaga nilai yang telah diwariskan sekaligus memastikan perusahaan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Bagi kami, 54 tahun bukan sekadar tentang seberapa lama perusahaan berdiri, tetapi bagaimana perjalanan panjang itu terus memberi makna bagi generasi berikutnya,” kata Suhendra.

Menurutnya, nilai seperti kejujuran, kredibilitas dan tanggung jawab menjadi bagian dari fondasi yang terus dibawa dalam perjalanan perusahaan. Nilai tersebut, lanjut dia, menjadi pijakan untuk terus berkarya dan tumbuh bersama karyawan, masyarakat serta lingkungan.

Salah satu gambaran keterlibatan masyarakat terlihat dalam Pesta Rakyat yang digelar setelah kegiatan jalan sehat dalam rangka HUT ke-54 Tjiwi Kimia.

Sebanyak 5.000 kupon gratis dibagikan kepada peserta untuk ditukarkan dengan makanan dan minuman yang disediakan UMKM binaan CSR Tjiwi Kimia.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pelengkap perayaan ulang tahun perusahaan. Ribuan peserta menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperkenalkan produk secara langsung sekaligus membuka akses kepada calon konsumen baru.

Ruang interaksi semacam itu menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong UMKM binaan agar tidak sekadar menerima pembinaan, tetapi juga memiliki kesempatan memperluas pasar.

Di sisi lain, peringatan HUT ke-54 juga diarahkan pada kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan “We Plant, We Growth, We Generate O2.”

Sejumlah pohon kayu keras dan tanaman buah ditanam di lahan konservasi perusahaan. Jenis yang disiapkan antara lain trembesi, pule, mahoni, tabebuya, alpukat, mangga dan nangka.

Penanaman tersebut ditujukan untuk mendukung konservasi tanah dan air, pemulihan ekosistem, peningkatan keanekaragaman hayati serta menjaga kualitas lingkungan di sekitar perusahaan.

Perayaan ulang tahun kemudian ditutup dengan pagelaran seni budaya. Tarian Remo khas Jawa Timur membuka pertunjukan, disusul barongsai dan ogoh-ogoh yang diperagakan oleh karyawan dari sejumlah divisi Tjiwi Kimia. Panggung hiburan musik dangdut menjadi penutup rangkaian kegiatan.

Dari industri, UMKM hingga lingkungan, peringatan 54 tahun Tjiwi Kimia memperlihatkan bagaimana perjalanan perusahaan selama lebih dari lima dekade berusaha diterjemahkan dalam hubungan yang lebih luas dengan masyarakat.

Warisan menjadi pijakan, sementara ruang tumbuh bagi masyarakat dan kepedulian lingkungan menjadi bagian dari cara perusahaan menatap perjalanan berikutnya.

22

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini