
inilahmojokerto.com – Hampir 1,4 tahun bertugas di Kota Mojokerto, AKBP Herdiawan Arifianto harus melanjutkan pengabdiannya di tempat baru. Sebelum meninggalkan jabatan sebagai Kapolres Mojokerto Kota, ia menyempatkan diri berpamitan dengan wartawan yang tergabung dalam Pokja Media Center – Ruang Jurnalis Mojokerto (MC RJM), Jumat (16/10/2026).
Pertemuan di sekretariat MC RJM, Jalan RA Basuni, Sooko, Kabupaten Mojokerto, itu bukan sekadar perpisahan. Herdiawan juga menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan kerja sama yang terjalin dengan insan pers selama dirinya bertugas.
Perwira menengah Polri tersebut mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Bagian Fasilitas dan Konstruksi Biro Logistik (Kabagfaskon Rolog) Polda Jawa Timur.
Di hadapan belasan jurnalis televisi dan media siber, Herdiawan mengaku memiliki banyak kenangan selama bertugas di Kota Mojokerto. Dukungan masyarakat, komunikasi dengan wartawan, serta kerja sama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi bagian dari pengalaman yang berkesan baginya.
“Waktu berjalan dengan sangat cepat. Tidak terasa hampir 1,4 tahun saya di Mojokerto,” kata Herdiawan.
Ia mengawali penugasan di Kota Mojokerto pada 8 Juli 2025. Kini, penugasan baru membawanya ke lingkungan Polda Jawa Timur.
Meski tak lagi bertugas di Kota Mojokerto, Herdiawan berharap hubungan baik dengan insan pers tetap terjaga. Ia bahkan mempersilakan para wartawan untuk tetap menjalin komunikasi dan berkunjung ke tempat tugasnya yang baru.
“Tempat kerja saya yang baru nanti sangat terbuka bagi kehadiran teman-teman MC RJM. Kalau ada acara, silakan mampir,” ujarnya.
Herdiawan juga menyampaikan terima kasih kepada wartawan yang selama ini membantu penyebaran informasi kepada masyarakat. Ia mengakui komunikasi dengan media menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Sebelum mengakhiri pertemuan, ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi terdapat ucapan atau tindakan yang kurang berkenan.
“Saya juga mohon maaf kalau ada kesalahan dan kekhilafan kepada teman-teman media selama menjabat sebagai Kapolres Mojokerto Kota,” tuturnya.
Koordinator MC RJM, M. Syafiuddin, menilai Herdiawan sebagai sosok yang terbuka dan komunikatif selama menjabat Kapolres Mojokerto Kota.
Menurut dia, komunikasi yang terjalin memudahkan wartawan berkoordinasi dalam memperoleh informasi sekaligus menyampaikan persoalan yang berkembang di masyarakat.
“Pak Herdiawan selalu membuka ruang komunikasi dengan teman-teman media. Beliau juga responsif dan kooperatif dalam membangun kerja sama,” ujar Syafiuddin.
MC RJM pun menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja yang telah terbangun selama Herdiawan bertugas di Kota Mojokerto.
Sebagai kenang-kenangan, para wartawan menyerahkan foto Candi Jolotundo, karya fotografi Sofan Kurniawan, fotografer Radar Mojokerto. Cendera mata tersebut diserahkan langsung oleh wartawan senior Prayogi Waluyo kepada Herdiawan.
Foto situs bersejarah itu menjadi simbol apresiasi dari insan pers sekaligus pengingat atas kebersamaan yang telah terjalin selama Herdiawan bertugas di Mojokerto.
Bagi Herdiawan, perpindahan tugas bukan berarti berakhirnya hubungan dengan kota yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya. Ia berharap komunikasi dan silaturahmi dengan wartawan, masyarakat, serta jajaran Forkopimda tetap terpelihara meski kini bertugas di tempat berbeda.











































