Benturan keras mengakibatkan bagian depan bus mengalami kerusakan parah.

inilahmojokerto.com – Kegembiraan yang awalnya mewarnai keberangkatan rombongan pekerja pabrik sepatu di Mojokerto untuk berwisata ke Yogyakarta, berakhir duka. Bus pariwisata Chandra Jaya yang mengangkut rombongan tersebut menabrak truk tronton yang berhenti di bahu jalan Tol Solo-Ngawi, Minggu (18/10/2026) dini hari. Tiga orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Kilometer 551 B, wilayah Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Bus yang membawa 54 penumpang tersebut melaju dari arah timur menuju barat, dari Ngawi ke Solo. Kendaraan dikemudikan Eko Wahyudi (45), warga Gresik, yang membawa rombongan pekerja pabrik sepatu asal Mojokerto untuk mengikuti kegiatan wisata bersama.

Namun, perjalanan yang semula menjadi kesempatan melepas penat itu berubah menjadi musibah ketika bus menghantam bagian belakang kanan truk tronton yang sedang berhenti di bahu jalan.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Mochamad Imam Reza menjelaskan, truk berhenti untuk keperluan penggantian ban. Pada saat bersamaan, pengemudi bus diduga tidak mampu menguasai laju kendaraannya hingga oleng ke kiri dan menabrak truk.

“Truk Fuso berhenti parkir di bahu jalan, bersamaan dengan itu pengemudi kendaraan Bus Chandra Jaya berjalan tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga oleng ke kiri, terjadi tabrak depan kiri Bus Chandra Jaya ke belakang kanan truk,” kata Imam kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).

Bus Rusak Parah

Benturan keras mengakibatkan bagian depan bus mengalami kerusakan parah. Sejumlah korban harus dievakuasi petugas gabungan, termasuk kru kendaraan yang sempat terjepit di dalam kabin yang ringsek.

Menurut keterangan kepolisian, satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan dua korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Yang satu meninggal dunia di lokasi dan yang dua saat perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi,” jelas Imam.

Identitas korban dalam keterangan yang dihimpun menyebutkan Yoseph Rianto (24), warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, meninggal di lokasi akibat luka parah dan pendarahan di kepala.

Dua korban lainnya adalah Firnimus Kleofat (67), warga Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, serta Alfred Noo (28), warga Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Ketiganya menjadi korban dalam kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata dan truk tronton tersebut

Petugas gabungan bersama pihak pengelola jalan tol melakukan evakuasi dan membawa korban ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Ngawi.

Bagi para pekerja pabrik sepatu asal Mojokerto itu, perjalanan menuju Yogyakarta yang semestinya diisi kebersamaan kini menyisakan duka.

Di tengah rencana menikmati liburan, kecelakaan di jalan tol justru merenggut nyawa dan membuat sejumlah peserta perjalanan harus mendapatkan perawatan medis.

41

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini