IM.com – Selama arus mudik dan balik lebaran 2017, Semangat Masyarakat Relawan (Semar) Mojokerto menyediakan jasa tambal ban dan servis gratis di By Pass Mojokerto. Sejumlah relawan disiagakan selama 24 jam untuk melayani pemudik.
Fasilitas itu bisa dinikmati pemudik di pos pantau Jalan Raya By Pass Mojokerto, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, tepatnya di depan perumahan Graha Kahuripan atau sebelah utara Terminal Kertajaya.
Pos pantau mudik 2017 ini jauh lebih kecil dan sederhana jika dibandingkan dengan milik kepolisian. Bagaimana tidak, pos ini dibangun secara swadaya oleh relawan Semar dan sejumlah komunitas.Terdapat tenda dan terop yang bisa dipakai berteduh para pemudik yang dilengkapi dengan bed.
Tapi jangan salah, tak kalah dengan pos pelayanan mudik lainnya, di pos pantau ini tersedia layanan tambal ban dan servis kendaraan gratis untuk para pemudik.
“Tambal ban dan servis gratis kami buka 24 jam mulai kemarin (19/6) sampai H+6 lebaran,” kata Kabid Pemberdayaan Relawan Semar, Mat Untung (52) kepada detikcom, Selasa (20/6/2017).
Terdapat dua peralatan tambal ban yang disiapkan relawan Semar di pos pantau ini. Peralatan untuk servis ringan kendaraan pemudik juga tersedia. Sementara tenaga montir berasal dari bantuan komunitas otomotif Mojokerto.
“Harapan kami bisa membantu pemudik yang ban kendaraannya bocor, mesin tiba-tiba mogok, kehabisan bensin, lampu utama mati atau rantai motor putus. Jadi, hanya servis ringan baik roda dua maupun roda empat,” terangnya.
Tak hanya tambal ban dan servis gratis, kata Untung, para relawan juga siap membantu pemudik yang tak mampu membeli bensin yang habis maupun ban motor yang rusak.
“Kalau benar-benar kehabiaan uang, kami bantu semampu kami,” ujarnya.
Untung menuturkan, pos pantau Semar sengaja didirikan di By Pass Mojokerto karena menjadi jalur utama mudik lebaran 2017.
Di jalur ini rawan terjadi kecelakaan. Selain itu, sering kali kendaraan pemudik mengalami ban bocor maupun mogok. Sementara di jalur ini cukup sulit untuk menemukan bengkel maupun tukang tambal ban.
“Pengalaman tahun kemarin, paling banyak pemudik mengalami ban bocor, kerusakan busi dan rantai putus,” ungkapnya.
Untung mengaku, upaya Relawan Semar membantu pemudik secara sukarela bukan untuk mencari imbalan.
“Hanya panggilan hati, kami sudah dari awalnya peduli dengan sesama. Setidaknya ada kebanggaan bisa membantu orang lain,” tandasnya.
Hingga H-6 lebaran, belum terjadi lonjakan kendaraan di By Pass Mojokerto. Arus lalu lintas dari arah Surabaya ke Jombang maupun sebaliknya, masih ramai lancar. (kus/uyo)