
IM.com – Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar pembekalan bagi peserta program Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) di salah satu hotel di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 309 pemuda dari 411 pemuda yang lolos seleksi tersebut berasal dari 10 kabupaten di Jawa Timur.
Kabid Kepeloporan Pemuda Daerah Khusus, Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan, Deputi Pengembangan Pemuda, Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, Sopti Popiyati mengatakan, program unggulan Kemenpora RI tersebut untuk mendukung revolusi mental kalangan pemuda di seluruh Indonesia.
“Dari 411 pemuda yang ikut seleksi tiga bulan lalu, ada 309 pemuda yang berhasil lolos seleksi. Sebanyak 309 pemuda tersebut berasal dari 10 kabupaten di Jatim. Diantara, Pamekasan, Blitar, Lamongan, Tulungagung, Sidoarjo, Jember, Gresik, Lumajang, Bangkalan dan Malang,” ujarnya, Senin (23/10/2017).
Para peserta nantinya diharapkan akan memajukan potensi masing-masing daerah yang kurang berkembang. Dari program tersebut akan lahir pemuda mandiri dari daerah yang dapat terfasilitasi untuk menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.
“Tujuan program PMMD tersebut tidak lain yakni terwujudnya pemuda mandiri yang dapat menjadi penggerak dan pelopor bagi berjalannya roda kehidupan masyarakat di lingkungannya, baik dari segi ekonomi, politik, sosial, maupun kebudayaan,” tuturnya.
Program tersebut, tegas Sopti, merupakan pilot project Kemenpora RI tahun 2017 dan telah dilaksanakan di 10 provinsi di seluruh Indonesia. Yakni Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
“Tahun 2017 ini, merupakan awal program yang digelar selama tiga bulan kedepan. Dengan target peserta se-Indonesia yakni sebanyak 1.500 pemuda mandiri tersebut, yang nantinya disaring menjadi 500 pemuda yang terbaik untuk dinobatkan sebagai pemuda pelopor,” jelasnya.(ning/uyo)