Kepala BPOM Penny K. Lukito bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memperkenalkan produk makanan olahan sorgum sebagai alternatif untuk diversifikasi pangan.

IM.com – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan Sarasehan Jaminan Keamanan, Mutu, dan Gizi Pangan Olahan Berbahan Dasar Sorgum di Mojokerto. Seminar ini dalam rangka pengawalan Diversifikasi Pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Kepala BPOM Penny K. Lukito mengatakan, sarasehan ini digelar untuk memadukan pengembangan diversifikasi sorgum dari hulu ke hilir. Selain itu, kegiatan ini untuk membangun konvergensi program antar kementerian, dinas, serta pihak swasta.

“Agar semua lebih mengenal Sorgum ini tidak hanya dikonsumsi sebagai pangan segar namun juga sebagai makanan olahan,” ucapnya dalam sarasehan di Hotel Ayola Sunrise, Kota Mojokerto, Kamis (2/11/2023).

Hingga saat ini, lanjut Penny, Indonesia masih memberlakukan impor bahan pangan pokok. Impor beras Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2023 tercatat sejumlah 1,59 juta ton, sementara untuk komoditas gandum Indonesia  juga masih mengimpor sebanyak 11 juta ton setiap tahunnya.

Selain itu, menurut Penny, hadirnya Sorgum ini bisa menjadi alternatif bahan pangan pokok yang memiliki kandungan karbohidrat rendah dan bebas gluten. “Tanaman sorgum sangat baik untuk dibudidayakan sebagai bahan pangan,” tuturnya.

Penny juga mengajak para pelaku usaha pangan olahan untuk memanfaatkan sorgum sebagai bahan baku pangan olahan. BPOM siap untuk melakukan bimbingan teknis dan pendampingan kepada para pelaku usaha terutama usaha mikro kecil (UMK) yang memproduksi produk olahan sorgum.

Pendampingan itupun nantinya ia lakukan melalui bimbingan teknis Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Peserta bimtek akan mendapatkan paparan materi seputar keamanan pangan, pelabelan, informasi nilai gizi, dan bahan tambahan pangan olahan.

“Diharapkan setelah mengikuti bimtek, peserta sebagai entrepreneur pangan dapat menerapkan aspek keamanan pangan di setiap rantai pengolahan hingga distribusi produk pangan,” jelasnya.

170

1
2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini