Sosialisasi PPDB online Kota Mojokerto yang dibuka Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro melibatkan seluruh kepala sekolah TK, SD, SMP Negeri maupun swasta dan Plt Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo serta Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti

IM.com – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Mojokerto tidak ada Batasan wilayah. Pelaksanaan PPDB harus mengedapankan pelayanan masyarakat tanpa pengecualian karena Pendidikan hak konstitusi setiap warga negara sehingga tidak boleh ada pembatasan.

Hal itu disampakan Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro saat membuka sosialisasi PPDB Online di ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Kamis (23/03-2024) pagi.

Ali Kuncoro juga menegaskan jangan sampai ada batas sekat geografis. “Untuk warga kota memang harus, tetapi bukan berarti warga kabupaten Mojokerto tidak boleh dapat kuota PPDB Kota Mojokerto,” tegasnya.

Maka, sosialisasi PPDB, lanjut Ali Kuncoro sangat penting penting sebagai persiapan dan langka awal mensukseskan pelaksanaan PPDB online 2024. “Kita mitigasi sedini mungkin bahkan jika perlu ada pra PPDB sehingga ketika pelaksanaan tidak ada kendala,” jelasnya seraya berharap pelaksanaan PPDB online di Kota Mojokerto tahun ini berlangsung lancar.

“Saya berharap jangan sampai ada permasalahan dalam pelaksanaan PPDB online di Kota Mojokerto. Sebab bukan yang pertama sehingga harus berjalan baik dan lancar. Karena belajar banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Jika masih mencuat permasalahan klasik di media berarti kita termasuk golongan celaka,” ujar Ali Kuncoro menandaskan.

Sementara Ruby Hartoyo, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto menjelaskan PPDB online di Kota Mojokerto rencananya dilaksanakan pada Juni 2024. Mekanisme penerimaan tetap sama yakni jalur afirmasi dan prestasi dengan kuota masing-masing 15 persen. Jalur perpindahan orang tua 5 persen dan jalur zonasi 65 persen.

Daya tamping di sekolah SMP Negeri, kata Ruby, sebanyak 66 rombel atau 2112 siswa. Sedangkan sekolah SD Negeri sebanyak 49 rombel atau 1372 siswa. Untuk sekolah SD maupun MI berbasis negeri dan swasta sebanyak 2796 meliputi warga kota sebanyak 1976 dan luar kota 820 siswa.

“Sistem zonasi SMPN dan lulusan SD Negeri atau swasta se Kota Mojokerto masih kelebihan kursi sebanyak 136. Itu bisa diisi warga luar kota,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menandaskan warga Kota Mojokerto harus semua tertampung di sekolah negeri maupun swasta mulai tingkat TK, SD, SMP. “Ini harga mati bagi Dikbud Kota Mojokerto sehingga jangan sampai ada warga Kota Mojokerto tidak tertampung pada PPDB 2024,” tandas Ery politisi dari PDIP.

Sosialisasi PPDB online Kota Mojokerto yang dibuka Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro melibatkan seluruh kepala sekolah TK, SD, SMP Negeri maupun swasta dan Plt Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo serta Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti . (adv/uyo)

24

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini