Kecelakaan maut di Sooko, Mojokerto, menewaskan guru SMKN 1 Jatirejo yang sedang hamil delapan bulan beserta janin yang dikandungnya.

inilahmojokerto.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026) pagi. Seorang guru SMKN 1 Jatirejo, Ria Hinastin (43), meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang minibus Isuzu Elf. Janin berusia sekitar delapan bulan yang dikandungnya juga dinyatakan meninggal dunia.

Korban, warga Desa Batan Krajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, saat itu mengendarai Honda Beat bernomor polisi S 3445 VA menuju tempatnya mengajar.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.25 WIB di simpang tiga Perjuangan. Berdasarkan keterangan kepolisian, sepeda motor korban melaju dari arah utara ke selatan, dari Mojokerto menuju Jombang.

Saat tiba di lokasi, motor korban menabrak bagian belakang Isuzu Elf bernomor polisi M 7285 A yang dikemudikan Frans Syafi’i, warga Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Minibus tersebut berhenti karena ada kendaraan lain yang hendak menyeberang jalan.

Benturan membuat korban terjatuh ke aspal dan mengalami kondisi fatal hingga meninggal dunia.

Jenazah korban sempat dievakuasi ke RS Dian Husada di Brangkal. Setelah pemeriksaan medis, jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, untuk menjalani visum sebelum diserahkan kepada keluarga.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Jeepsal Putra Pratama, membenarkan bahwa korban berkendara seorang diri saat hendak berangkat mengajar.

Menurutnya, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena korban kurang waspada saat berkendara sehingga menabrak kendaraan di depannya yang sedang berhenti.

“Korban diketahui dalam kondisi hamil tua, diperkirakan delapan bulan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, janinnya meninggal bersama ibunya di rumah sakit,” ujar Jeepsal.

Ia menambahkan, kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto. Kendaraan yang terlibat juga telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman, meningkatkan kewaspadaan, dan mengantisipasi perubahan kondisi lalu lintas, terutama saat berkendara pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat.

24

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini