Polres Mojokerto menggelar doa kebangsaan dua tahun Prabowo-Gibran bersama Bupati, Forkopimda, dan tokoh agama untuk memperkuat persatuan serta menjaga kamtibmas.

inilahmojokerto.com – Polres Mojokerto menggelar doa kebangsaan untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan berlangsung di Lapangan Tenis Polres Mojokerto, tepatnya di belakang rumah dinas Kapolres Mojokerto, Selasa (20/10/2026). Acara tersebut dihadiri Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa doa kebangsaan merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas wilayah, mengedepankan toleransi, serta tidak mudah terprovokasi informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengajak masyarakat menjadikan momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat kebangsaan, gotong royong, dan persatuan di tengah keberagaman.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Melalui doa kebangsaan ini, Polres Mojokerto berharap kerukunan antarumat beragama semakin kuat, situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta semangat persatuan terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Sinergi seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk menjaga keutuhan NKRI sekaligus mendukung pembangunan menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.

12

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini