
inilahmojokerto.com — Cuaca di seputar Mojokerto pada Sabtu (31/1/2026) berubah ekstrem sejak menjelang sore. Hujan yang awalnya turun ringan, perlahan berubah lebat disertai angin kencang dan berlangsung hingga malam hari.
Di beberapa kawasan, fenomena hujan es bahkan sempat terjadi dan mengejutkan warga.
Di Kecamatan Pungging, hujan deras dan terpaan angin menyebabkan sejumlah pohon tumbang, merusak rumah warga, serta memutus aliran listrik di beberapa titik.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan suasana sore berubah tegang.
“Awalnya hujan biasa, lalu anginnya tiba-tiba kencang sekali. Genteng rumah saya sampai bergeser, pohon depan rumah juga roboh,” ujar Nurlaili (35), warga Desa Tunggalpager saat menyampaikan kabar ke redaksi inilahmojokerto.com.
Ia mengaku sempat mengevakuasi anak-anak ke bagian rumah yang lebih aman karena khawatir terjadi hal buruk.
Kejadian serupa juga dirasakan warga lain. Avandi (40), warga sekitar lokasi pohon tumbang, mengatakan hujan deras disertai angin membuat jarak pandang berkurang.
“Jalannya sempat tertutup pohon. Kendaraan tidak bisa lewat, warga akhirnya saling bantu,” katanya.
Petugas BPBD Kabupaten Mojokerto bersama TNI dan Polri langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang dan pendataan kerusakan.
Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat terjangan angin kencang.
“Tidak ada korban jiwa, namun beberapa rumah terdampak dan akses jalan sempat terhambat.
Penanganan langsung kami lakukan agar aktivitas warga kembali normal,” ujar seorang petugas BPBD di lokasi kejadian.
Hingga malam hari, hujan mulai mereda dan berubah menjadi gerimis berkepanjangan.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat perubahan cuaca masih dapat terjadi secara tiba-tiba. (kim)






































