Petugas Kepolisian bersama relawan dan anggota PMI, evakuasi korban sebelum dibawa ke RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, menggunakan mobil ambulans.

inilahmojokerto.com – Petang itu, suasana di Jalan Riyanto, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, tampak lengang namun basah oleh sisa hujan.

Di sela senja yang mulai memudar, sebuah tubuh tergeletak tengkurap di pinggir aspal, seolah waktu ikut terhenti.

Di situ, Mohammad Wahyudi (55), warga Lingkungan Kranggan Gg. III, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, ditemukan meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Beat warna hitam yang dikendarainya tiba-tiba oleng ke kiri.

Ia melintas seorang diri dari Jalan Ir. Soekarno menuju Jalan Riyanto (arah Utara – Selatan) sebelum tubuhnya tersungkur di pinggir jalan.

Warga setempat yang melihat kejadian awalnya berusaha menolong, namun cepat menyadari bahwa Wahyudi sudah tak bernyawa. Suasana menjadi hening, hanya terdengar suara langkah kaki dan sirine ambulans yang segera tiba.

“Pas jalanan lagi menurun, motor korban tiba-tiba oleng ke kiri, terus jatuh ke pinggir jalan dengan posisi tengkurap. Setelah dicek, infonya korban meninggal dunia,” kata Supri, salah satu warga yang berada di lokasi, Jumat (20/02/2026) sekitar pukul 17.10 WIB.

Tubuh Wahyudi kemudian dievakuasi oleh petugas bersama relawan dan anggota PMI, sebelum dibawa ke RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, menggunakan mobil ambulans.

Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara, sementara suasana di Jalan Riyanto kembali sunyi, hanya menyisakan bekas jejak roda motor di aspal yang basah.

Di senja itu, Kota Mojokerto kehilangan satu warganya, seorang pengendara yang perjalanan hidupnya terhenti dengan takdir meninggal di pinggir jalan. (joe/anto)

16

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini