
inilahmojokerto.com – Kepulan asap dan kobaran api cahaya merah jingga membakar rumah milik Kasnan (69), Dusun Wonorejo, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Informasi yang dihimpun menyebutkan kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.
Peristiwa bermula ketika Amir, salah satu penghuni rumah, sedang bersantai di kamar depan sambil mengisi daya telepon genggamnya.
Karena merasa sakit perut, ia melepas ponselnya dari kabel daya dan membawanya ke kamar mandi. Namun kabel daya masih tertancap di stop kontak.
Sekitar 10 menit berselang, saat keluar dari kamar mandi, Amir mencium bau gosong.
“Saya kira ada yang terbakar. Setelah saya menuju sumber bau di kamar depan, api sudah membakar barang-barang di dalam kamar,” ujarnya kepada petugas dengan raut wajah tegang.
Api cepat merambat, melahap isi kamar tidur depan, menjalar ke kamar belakang, hingga menghanguskan barang-barang di ruang tengah.
Amir spontan berlari ke pintu belakang dan berteriak meminta tolong. Suaranya memanggil warga, memecah kepanikan yang menjalar dari satu rumah ke rumah lain.
Warga sekitar berdatangan dengan alat seadanya, ember, gayung, bahkan selang air. Di bawah cahaya api yang berkobar, mereka berusaha menjinakkan amukan si jago merah sebelum bantuan datang.
Namun api terlanjur membesar, membubung tinggi, menggeram seolah menolak dipadamkan.
Tak lama kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi: satu unit Damkar Tjiwi Kimia, satu unit Damkar Gama, serta dua unit Damkar dari BPBD Kabupaten Mojokerto.
Petugas berjibaku selama hampir satu jam. Semburan air berulang kali diarahkan ke titik api, sementara asap pekat membungkus rumah dan halaman.
Sekitar pukul 23.30 WIB, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan. Petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kamar tidur depan, kamar belakang, dan ruang tengah nyaris ludes terbakar.
Kasus kebakaran rumah warga Jetis ini langsung ditangani Polsek Jetis bersama tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto Kota.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk memastikan penyebab pastinya, petugas belum bisa menyimpulkan dan masih dalam penyelidikan,” ujar salah satu anggota polisi di lokasi kejadian.
Malam itu, di Mojokerto, api tak hanya menghanguskan kayu dan perabot. Ia juga meninggalkan jejak kepanikan.
Aroma hangus yang lama tertinggal, serta kesadaran rapuh bahwa satu percikan kecil listrik bisa mengubah ketenangan menjadi bencana dalam hitungan menit. (joe/anto)








































