
inilahmojokerto.com – Kobaran api setinggi puluhan meter disertai asap hitam pekat membumbung dari area penyimpanan ban bekas milik PT Laju Jaya Abadi di Dusun/Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/10/2026) sore.
Besarnya api dan panas ekstrem membuat petugas pemadam kebakaran harus menjaga jarak demi keselamatan. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.40 WIB itu melalap tumpukan ban bekas dalam jumlah besar.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Mojokerto, Gama, dan PT Dragon Inti Suryatama dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Namun, hingga berita ini ditulis, api masih berkobar. Petugas belum dapat melanjutkan upaya pemadaman secara langsung karena panas dari tumpukan ban yang terbakar dinilai membahayakan keselamatan personel.
“Kami lebih baik mundur dulu, Mas, daripada mengancam jiwa kami. Kami tidak kuat menahan panasnya kobaran api,” ujar seorang petugas pemadam kebakaran.
Karyadi (50), petugas keamanan perusahaan yang merupakan warga setempat, mengaku mengetahui kebakaran saat menuju area belakang lokasi penyimpanan ban bekas. Ia melihat api mulai membakar tumpukan ban dari ujung utara lahan.
“Saat itu juga saya melaporkan kejadian tersebut ke bagian kantor,” kata Karyadi.
Sementara itu, Ika, staf perusahaan yang bertugas mendampingi penerjemahan bahasa, mengatakan dirinya segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran setelah menerima laporan.
Perusahaan juga mendatangkan alat berat untuk memisahkan tumpukan ban yang terbakar dari material yang belum tersentuh api.
Menurut Ika, terdapat dugaan api bermula dari area belakang tumpukan ban, sekitar lima meter dari lokasi penyimpanan. Area tersebut berbatasan dengan persawahan dan diduga ada aktivitas pembakaran.
Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan perlu penyelidikan lebih lanjut.
Tumpukan ban bekas tersebut rencananya akan diolah menjadi cacahan sebelum diproses melalui penyulingan untuk menghasilkan Tire Pyrolysis Oil (TPO), yakni minyak hasil pengolahan limbah ban.
Besarnya kobaran api menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Selain mengancam keselamatan personel, kebakaran ini juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan akibat asap hitam pekat dari pembakaran ban bekas.
Penyebab kebakaran dan total kerugian akibat peristiwa tersebut belum diketahui.











































