Pasien korban deman berdarah yang menjalani rawap inap di RS Surodinawan mencapai 102 berasal dari Mojokerto dan Jombang

IM.com – Korban viris demam berdarah usia balita masih meningkat. Pasien yang menjalani perawatan di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto dalam kurun waktu dua bulan terakhir sebanyak 102 balita.

Kepala Bidang Peraatan dan Diklat RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo, Tri Wahyuningsih, menjelaskan, jumlah pasien itu berasal dari Mojokerto dan Jombang yang menjalani rawat inap. Rata-rata usia mereka antara dua sampai empat tahun.
“Rinciannya, pasien yang masuk bulan Agustus ada 57 balita, September 40 balita ditambah awal bulan Oktober ini ada 5 pasien yang masuk. Kondisi mereka saat dirujuk, trombosit sudah menurun drastis,” jelasnya.

Faktor cuaca lanjutnya menjadi penyebab keberlangsungan populasi nyamuk Aides Aigepty. “Setiap tujuh hari sekali warga harus melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan 3M (menutup, Menguras, Mengubur). Agar jentik nyamuk bisa diberantas,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu ibu pasien Al Ishar (3,9), Khusnul Khotimah (32) mengatakan, jika anak keduanya tersebut diketahui panas sejak Rabu (4/10) lalu. “Rabu malam panas sampai 41,7 derajat celcius, saya bawa ke puskesmas tapi tidak turun-turun. Sebelumnya katanya types tapi baru tahu deman, rabu kemarin itu,” tegas warga Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.(kin/uyo)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here