Puluhan calon bintara menjalani tes kesegaran jasmani di lapangan Cikaran Kota Mojokerto

IM.com – Puluhan prajurit berpangkat Tamtama di Kodim jajaran Korem 082/CPYJ menjalani seleksi masuk Sekolah Calon Bintara Reguler Khusus Babinsa TNI-AD Tahun Anggaran 2017.

Kepala Seksi Personel Korem 082/CPYJ Letkol CAJ Sutejo menjelaskan ada 78 Tamtama yang menjabat Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai peserta seleksi Secaba Reguler Khusus Babinsa. “ Sekarang masuk tahap tes kesegaran jasmani,” terangnya disela-sela pelaksanaan tes kesegaran jasmani di lapangan Asrama Cikaran Kota Mojokerto, Senin (6/2/).

Kegiatan seleksi Sekolah Calon Bintara Reguler Khusus Babinsa diselenggarakan sesuai dasar surat Pangdam V/Brawijaya nomer B/196/I/2017 tanggal 30 Januari 2017 tentang seleksi Calon Siswa Diktuk Bintara Khusus Babinsa TNI-AD Tahun Anggaran 2017.

Dalam pelaksanan seleksi garjas ini, terdapat 3 orang Babinsa yang direkomendasikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) pada acara peresmian Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu ( SP3T) Korem 082 Unit Jombang, antara lain Kopka Riyan Anggoro Ahmad, Kopka Sugiyanto dan Kopka Suhadak semuanya dari anggota Kodim 0814 Jombang.


Bagi personil yang memenuhi persyaratan garjas meliputi lari 3200 meter, Pull ups, Push ups, Sit ups dan Sutle run serta renang dasar militer menggunakan pakaian PDL, akan mengikuti tahap tes selanjutnya tingkat Kodam.

Selama pelaksanaan tes kesegaran jasmani militer diawasi secara ketat Kasi personil Korem 082, anggota Tim Intel Korem 082 dan Detasmen Kesehatan Wilayah Mojokerto yang dipimpin Wadan Denkes Mayor Ckm Moh. Taufik dengan memeriksa tensi dan rekam jantung serta memasang alat ukur suhu udara (WBGT).

Dengan indikator warna hijau, kuning, merah dan hitam apabila indikator menunjukan warna merah suhu telah mencapai 31-31,66 C, maka segala bentuk kegiatan fisik yang belum terlatih dihentikan. Bagi yang sudah terlatih perlu diwaspadai.

“Apabila indikator sudah menunjukan warna hitam berarti ,suhu udara sudah mencapai +32,2C semua kegiatan fisik harus dihentikan tanpa terkecuali,” kata Letda CKM Abdul Gufron selaku Dantim Keslap Denkesyah Mojokerto.(rem/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here