Warga terdampak banjir masih membutuhkan bantuan logistik siap saji

IM.com – Dandim 0815 Mojokerto Letkol Czi Budi Pamudji terus monitor perkembangan dampak pasca banjir yang melanda Mojokerto pada Senin (20/2-2017) malam. Selain infrastruktur, para korban banjir mendapat perhatian khusus.

Didampingi Pasi Opsdim Kapten Inf Sasminto dan Danpos Mojoanyar Peltu Dandi Widagdo, Dandim memantau langsung aktfitas dapur umum di Kecamatan Mojoanyar, Kamis (23/2-2017). “ Dapur umum yang menempati dibelakang Kantor KUA menyiapkan logistik siap saji untuk warga terdampak yang belum bisa beraktifitas memasak di rumahnya,” jelas Dandim.

Letkol Czi Budi Pamudji menjelaskan kondisi ini masih nampak hingga hari ketiga pasca banjir lantaran rumah warga masih tergenang air. Kendati ketinggian air masih 20 sentimeter, khususnya di Kweden Kembar. “ Masyarakat yang rumahnya masih terendam air tentunya memerlukan bantuan khususnya dalam penyediaan logistik berupa makanan,” ujarnya.

Sehingga fungsi dapur umum yang didirikan Dinsos Kabupaten Mojokerto sangat dibutuhkan keberadaannya. Dapur umum kapasitas pelayanannya tiap hari sejumlah 1000 bungkus nasi untuk sekali masak dengan total jumlah 100 – 200 Kg beras yang dimasak. Mie instan 12 Dos dan telur 10 Kg. Tim relawan dapur umum sejumlah 16 orang yang 2 orang diantaranya adalah anggota TNI dari Posramil Mojoanyar.


Nampak juga dalam aktifitas yang ada di dapur umum beberapa anggota dari Pos Ramil Mojoanyar membantu memasak saling bahu membahu bersama dengan tim relawan lainya. Dandim 0815 menyampaiakan apresiasi terhadap personel yang tergabung dalam tim dapur umum dan memberikan motivasi untuk selalu semangat dan ikhlas dalam menjalankan tugas. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here