PT Multi Bintang Indonesia secara simbolis menyerahkan bibit kepada Perhutani sebagai pemangku kawasan area penghijauan

IM.com – Peringatan Hari Air Sedunia di Kabupaten Mojokerto diisi acara Gelar Tikar Multi Stakeholder Program Nabung Banyu di sumber mata air Jubel Pacet, Rabu (22/3). Acara kerjasama PT Multi Bintang Indonesia (MBI) PDAM Kabupaten Mojokerto dan Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS) melakukan tanam 4000 pohon di lahan 4 hektar.

Brewery Manager PT. Multi Bintang Indonesia, Frans Rozemeijer, mewakili stakeholder dari dunia usaha yang hadir dalam acara mengatakan jika Gunung Welirang merupakan sumber mata air penting bagi Kabupaten Mojokerto. Pihaknya berkomitmen untuk terus ikut menjaga keberlangsungannya.

“Gunung Welirang adalah salah satu sumber mata air penting bagi keberlangsungan alam di Kabupaten Mojokerto. Kami berkomitmen untuk ikut membantu menjaga keberlangsungan sumber mata air, tentu dengan didukung para stakeholder baik pemerintah maupun masyarakat,” singkat Rozmeijer dalam terjemahan Bahasa Indonesia.

Sementara Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyampaikan proteksi sumber air dengan menjaga vegetasi, rekayasa struktur tanah sebagai tempat resapan air serta mengolah sampah dan limbah, ‘hanya’ sebagian dari upaya memperkuat daya dukung dan daya tampung alam. Masih diperlukan sinergi antar pemangku kepentingan sebagai formasi utuh, demi merealisasikan hal tersebut.


“Penyelamatan lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri. Formasi utuh dan sinergi multi stakeholder baik pemerintah, dunia usaha dan elemen masyarakat jelas diperlukan,” terangnya

Sampai dengan tahun ini, kata Pungkasiadi sudah jutaan bibit pohon telah ditanam. Ribuan sumur resapan, lubang biopori dan ratusan sekolah dibina melalui program Adiwiyata. Perbup nomor 13 tahun 2015 tentang sumur resapan juga telah diterbitkan.
Bahkan sejak tahun 2008, Kabupaten Mojokerto sudah memiliki laboratorium lingkungan yang diakui nasional melalui akreditasi komite akreditasi nasional.

“ Sekali lagi perlu diingat, bahwa upaya penyelamatan alam perlu dukungan semua pihak. Seperti beberapa waktu lalu, dimana Pemerintah Kabupaten Mojokerto duduk bersama dengan kawan-kawan Alianis Air, berdiskusi terkait upaya konservasi sumber air,” tambah wakil bupati.

Acara diakhiri tanam 4000 pohon tanaman keras di lahan seluas 4 hektar di Desa Jubel Kecamatan Pacet. “ Dalam kesempatan ini kami juga menyampaikan akan membantu membangun 7 grees house untuk budidaya sayur organik di desa Jubel sekitar. Sedangkan tanam pohon akan melakukan monitoring selama 3 tahu termasuk perawatan,” ujar Didik dari PT MBI.(ika/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here