Kepala BNNK Kota Mojokerto AKBP Suharsih (tengah).

IM.com – Sepanjang Januari hingga Juli 2017, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Mojokerto telah mengungkap 77 kasus. Dari 77 kasus tersebut, 71 diantaranya kasus penyalahgunaan narkoba, sedangkan enam lainnya kasus peredaran narkoba.

Kepala BNNK Mojokerto AKBP Suharsih mengatakan, 77 korban di kasus tersebut dibekuk dari hasil razia dan operasi petugas gabungan di sejumlah lokasi. “Dari tempat hiburan malam 13 orang, tempat kos 21 orang, Lapas 21 orang serta laporan masyarakat 6 orang,” katanya, Selasa (8/8/2017).

Sementara 6 kasus lainnya, lanjut Suharsih, merupakan kasus peredaran narkoba. Dari keenam tersangka, pihaknya menyita 148,2 gram ganja kering, 16 gram sabu dan 6 butir pil dobel L. Menurut dia, pengungkapan terbanyak pada bulan Februari dan Juli lalu.

“Jumlah tersebut juga bagian dari rangkaian gencarnya operasi Bersinar yang digelar sejak Januari hingga Juli 2017. Dari jumlah itu, bulan Juli kami banyak mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba,” terangya.

Suharsih menjelaskan, terdapat tiga jenis narkoba yang masih menjadi konsumsi favorit para pengguna, yakni sabu, ganja dan pil koplo. Pasalnya, harga ketiga jenis narkoba itu masih terjangkau oleh masyarakat. Konsumennya juga bervariasi, mulai dari pekerja karir, pedagang, hingga pengangguran.(ning/uyo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here