Puluhan perempuan warga Desa Banjar Tanggul Kecamatan Pungging mengikuti pelatihan menejemen pemanfaatan sampah bernilai ekonomis

IM.com – Sampah bisa menjadi Menjadikan Sampah Bernilai Ekonomi problem multikompleks di masa depan. Guna membantu masyarakat mengatasi sampah serta pentingnya lingkungan yang bersih, Pemerintah Kecamatan Pungging kolaborasi bersama Wahana Edukasi Harapan Alam Semesta (We-Hasta) Mojokerto menyiarkan pembentukan bank sampah di Balai Desa Banjar Tanggul Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto.

Momen yang dilaksanakan Sabtu (05/08/2017) tersebut dihadiri sekitar 40 orang diantaranya Dra. Nuryati Kasubag Perencanaan Kecamatan Pungging serta Pengurus We-Hasta Mojokerto Sisyantoko (Cak Toko) dan Imam Wahyudi, pemrasaran. Tampak hadir pula Tiga Pilar Desa Banjar Tanggul yakni Kades Sukodiharjo, Babinsa Serka Muhammad Jumarianto dan Bhabinkamtibmas Bripka Dodik Suryono, SH, serta peserta sosialisasi dari Ibu-Ibu PKK Desa Banjar Tanggul kurang lebih 30 orang.

Kepala Desa Banjar Tanggul Sukodiharjo mengatakan mari kita dukung program bank sampah yang akan mengelola sampah di Desa Banjar Tanggul semoga sukses dan desa kita terbebas dari masalah sampah. “Bank sampah akan kita dirikan di Dusun Seruni Desa Banjar Tanggul,” ujarnya.

Pemrasaran Sisyantoko yang akrab disapa Cak Toko bersama Imam Wahyudi dari We-Hasta menjelaskan tentang manfaat dan tujuan bank sampah. Didirikannya bank sampah juga untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dan memiliki nilai tambah. Misal, dikreasi menjadi kerajinan atau pupuk sehingga bersifat ekonomis, tutur pegiat lingkungan yang bermarkas di Jalan Tirtoagro No. 79 Trawas Mojokerto, ini.


Usai pemberian materi dilanjutkan simulasi tentang pemilahan sampah dan cara menabung sampah di bank sampah dengan membawa buku tabungan dan sampah yang telah dipilah dari rumah. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here