Barongsai mini laris manis saat perayaan Cap Go Meh

IM.com – Tahun Baru Imlek menjadi berkah bagi penjual ornamen – ornamen Imlek untuk menghiasi perayaan bagi warga etnis Tionghoa. Salah satunya pedagang kerajinan barongsai mini. Sebab sudah menjadi tradisi, setiap perayaan Imlek ada tarian barongsai yang membuat suasana semakin semarak.

Arifin Abdullah, seorang pedagang barongsai mini di Surodinawan Kota Mojokerto, mengatakan permintaan barongsai setiap menjelang Imlek selalu meningkat. Per hari, Ia bisa menjual hingga 250 barongsai. “Apalagi saat perayaan karnaval Cap Go Meh,” ujarnya.

Untuk harga, lanjut Arifin Abdullah, satu barongsai mini dijual mulai Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu. Sedangkan barongsai jenis naga, Rp 15 ribu. Maka sudah pasti keuntungan yang didapat Arifin juga meningkat dibanding hari biasa. “Keuntungan mencapai Rp.700an ribu perhari,” tuturnya.

Arifin meski bukan sebagai pengrajin namun ia paham dalam memilih dagangan yang akan ia jual. Menurutnya kerajinan barongsai produksi dari Malang, terbuat dari bahan spon yang di pres kemudian disablon, setelah itu dilakukan pengecetan. Untuk menghasilkan barongsai yang menarik, tak lupa diberikan aksesoris pelengkapnya. (mg4/uyo)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here