Para wanita penghibur di salah satu tempat karaoek dan hiburan malam di kawasan Melawai, Blok M atau yang populer dengan sebutan Little Tokyo,

IM.com – Bisnis prostitusi di ibukota terus berkembang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Tak terkecuali, para pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Blok M yang menggunakan jasa mucikari dan menjajakan jasa layanan seksual mereka melalui media online untuk menjaring pria hidung belang, termasuk empat pebasket Jepang.

Ya, empat atlet basket Jepang ditengarai tergiur layanan PSK di kawasan Blok M yang dijajakan secara online, selain karena desakan syahwat yang terpendam. (Baca: Memalukan, 4 Atlet Jepang Kepergok ‘Main’ dengan PSK).

Sebab, tidak ada lagi praktik prostitusi yang dilakukan secara terbuka di kawasan Melawai, Blok M yang dikenal dengan sebutan ‘Little Tokyo’.  Kawasan Melawai dikenal sebagai Littke Tokyo karena sejumlah restoran dan tempat hiburan khas Jepang berhimpun di sana.

“Apalagi, PSK yang mau menjajakan diri secara terang-terangan. Tidak ada lagi,” cetus Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Ujang Harmawan saat dihubungi Selasa (21/8/2018).

Menurut Ujang, memang banyak perempuan yang berpakaian seksi dan mengundang syahwat di kawasan Blok M, khususnya sekitar Little Tokyo. Tapi, ia mengatakan, fakta tersebut bukan berarti membuktikan mereka bekerja menjajakan diri.

“Karena di Blok M, memang banyak tempat hiburan malam,” kata Ujang.

Dengan demikian, sulit untuk mengiidentifikasi antara PSK dan perempuan lain yang sedang berada di kawasan tempat hiburan malam itu. Karena itulah, Satpol PP jelas kesulitan untuk mengantisipasi praktik prostitusi di kawasan itu.

“Sulit mengetahui mana yang PSK dan yang bukan di kawasan Blok M,” ujar Ujang.

Kesulitan ini diakui Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko. Ia mengatakan petugas kesulitan untuk mengantisipasi para PSK yang menjajakan diri lewat jejaring online (daring).

“Mereka membaur dengan pengunjung kawasan Blok M sehingga susah membedakan mana yang PSK dan yang bukan,” ujar Yani.

Satpol PP DKI telah menggelar razia usai insiden dipulangkannya 4 atlet Jepang yang tergiur layanan libido PSK di kawasan Blok M. Dalam razia itu, petugas berhasil mengamankan enam orang PSK.

Caranya, petugas menyamar sebagai lelaki hidung belang untuk menjaring para PSK itu. Setelah dipastikan mereka menawarkan tarif kencan, petugas Satpol PP membuka kedok dan langsung menangkap. (tep/im)

5,557

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini