Gubernur Jatim bersama jajaran pimpinan daerah Mojokerto melepas keberangkatan ribuan peserta gerak jalan Mojokerto - Surabaya dari Lapangan Surodinawan Kota Mojokerto pada kegiatan Gerak Jalan Perjuangan tahun 2017 lalu.

IM.com – Gerak jalan tahunan untuk memperingati Hari Pahlawan dengan rute Mojokerto-Surabaya akan digelar Sabtu (1/12/2018). Gerak Jalan Perjuangan ini bakal makin semarak dan menarik animo masyarakat dengan iming-iming hadiah total senilai Rp 118,5 juta.

Seperti tahun sebelumnya, gerak jalan ini akan start dari Lapangan Surodinawan, Mojokerto dan finish di Tugu Pahlawan, Surabaya yang berjarak tempuh sekitar jarak 56 Km.

“Akan ada dua pos peristirahatan di Krian dan Sepanjang. Peserta diberi kesempatan istirahat selama 10 menit di masing-masing pos,” papar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim Supratomo saat jumpa pers di kantornya, Jalan Kayoon Surabaya, Senin (19/11/2018).

Supratomo menargetkan gerak jalan ini diikuti 10.000 peserta melalui pendaftaran langsung maupun online. Pihaknya tidak akan membatasi berapapun peserta yang mendaftar.

“Pendaftaran akan dibuka 15 November dan ditutup 1 Desember. Pendaftaran online di Gerak Jalan Pahlawan online. Syarat-syaratnya sama seperti tahun lalu, ada fotokopi KTP, KSK, hingga surat keterangan sehat,” terangnya.

Selain hadiah yang besar, Gerak Jalan Perjuangan tahun ini disebut lebih spesial dengan sebelumnya. Yaitu karena adanya tambahan penilaian untuk kategori regu dan perorangan dengan pakaian terunik.

”Peserta bisa bebas berkreasi dengan pakaian-pakaian unik bertema Hari Pahlawan,” kata Supratomo.

Selama ini, tambah Supratomo, penilaian sebatas pada kategori kerapian seragam dan barisan saja. Ia melanjutkan, sebanyak 400 juri dari Persatuan Gerak Jalan, Galtap, GJD 45 akan bertugas menjadi juri dalam penilaian pada beberapa kategori.

”Selain yang disebutkan tadi, ketepatan waktu untuk pria 6 km/jam, dan wanita 5km/jam akan dinilai oleh para juri,” paparnya.

Untuk mensukseskan kegiatan ini, Dispora Jatim akan bekerjasama dengan Polda Jatim dengan melibatkan jajaran polres yang berada di lintasan rute gerak jalan. Pihak kepolisian yang akan membantu pengamanan dan mengatur rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

“Biasanya macet di pos 1 dan 2, kita sudah evaluasi bersama Polda Jatim akan dilakukan rekayasa agar peserta bisa nyaman. Tahun ini karena tol (Sumo) sudah beroperasi, saya kira akan sangat membantu mengurangi kemacetan,” tuturnya. Selain itu, panitia juga menyiagakan tim medis dari dokter, perawat hingga ambulans. (tik/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here