Puncak Perayaan Imlek
Kirab Budaya Harmoni Kebangsaan dalam puncak perayaan Imlek melibatkan ribuan peserta

IM.com – Puncak perayaan Imlek di Klenteng Hok Siang Kiong Kota Mojokerto ditutup pagelaran Kirab Budaya Harmoni Kebangsaan, pada Minggu (17/02-2019). Tema kirab sekaligus mengajak warga Mojokerto untuk menciptakan suasana harmoni saat Pemilu 17 April mendatang.

Harapan itu disampaikan Wakil Ketua TITD Klenteng Hok Siang Kiong, Gede Sidartha. Ia juga mengatakan, kirab seperti ini merupakan agenda tahunan sejak tahun 2012.

Tahun ini lebih semarak hingga melibatkan 1.600 peserta. “Terimakasih kepada Pemkot dan Polres Mojokerto Kota ikut berpartisipasi,” ucap Gede Sidartha.

Selain Wali Kota Ning Ita yang didampingi Sekda, juga nampak hadir Dandim 0815 Letkol Kav, Hermawan Weharima serta Kepala BNN Kota Mojokerto.


Sebagai warga Thionghoa, kata Gede Sidarta ia mengucapkan terima kasih kepada Gus Dur yang telah mencabut Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 dan menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000 pada 17 Januari 2000.

Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan dan Adat Istiadat China tersebut dan diterbitkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000 pada 17 Januari 2000. Keppres itu kemudian menjadikan etnis Tionghoa mulai merayakan Imlek secara terbuka.

“Penetapan Imlek sebagai hari libur nasional baru dilakukan pada 2003 saat, Presiden Megawati Soekarnoputri menyampaikan penetapan tersebut saat menghadiri Peringatan Nasional Tahun Baru Imlek 2553 pada 17 Februari 2002,” katanya.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, perayaan Imlek kental dengan budaya Indonesia. Ia berharap kegiatan memberikan manfaat pada masyarakat dan berjalan aman dan tertib, serta mengerahkan roda perekonomian serta persatuan dan kesatuan bisa meneruskan apa yang sudah ditanamkan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Kirab Budaya Harmoni Kebangsaan dimeriahkan kesenian khas Tionghoa seperti barongsai, naga, kimshin, wushu, mandarin fashion, dan tanshin. Juga diikuti drumband dari SMPN 4 dan SMKN 1 Jetis, ondel-ondel, fashion daur ulang, Lesbumi, Gus Yuk Kota Mojokerto, reog serta pawai taaruf dari pelajar SMP-SMA Kota Mojokerto .  

Rombongan kirab mengambil start dan finish di Klenteng Hok Sian Kiong dengan rute Jl. Letkol Sumarjo, Jl. A Yani, Jl. Mojopahit, Jl. Bhayangkara, Jl. Gajah Mada, Jl. HOS Cokroaminoto, Jl. PB. Sudirman. (joo/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here