Misari (53), satpam di Perumahan Candi Mas, Perum Prambanan, Candi, Sidoarjo dengan dagu diperban usai ditembus peluru oleh komplotan pencuri yang menyatroni rumah penghuni perumahan, Senin dini hari (18/2/2019).

IM.com – Aksi komplotan pencuri yang menyatroni Perumahan Graha Candi Mas, Sidoarjo, terbilang sadis dan berani. Komplotan maling itu membawa senjata api untuk menjalankan aksinya, bahkan sempat menembak dagu seorang satpam perumahan yang mencegat mereka.

Usai menembak satpam bernama Misari (53), pelaku berjumlah tiga orang itu langsung kabur. Beruntung, nyawa Misari selamat dalam peristiwa itu. Hanya dagunya yang berlubang dan harus diperban setelah ditembus peluru.

Warga setempat telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Candi. Saat olah TKP, Tim Identifikasi Polresta Sidoarjo mendapati barang bukti berupa 1 (satu)  pasang sandal slop warna coklat merek New Era (milik tersangka), 1 (satu) buah jam tangan plastik warna hitam merek digitec (milik tersangka), 1 (satu) buah gotri besi bahan metal warna orange. 

Awalnya, Misari mencurigai gerak-gerik komplotan pencuri itu. Mereka kepergok sedang menyatroni rumah Sugeng di Perum Prambanan 2 Blok D-10 RT19 RW 05 Desa Gelam, Kecamatan Candi Sidoarjo yang disatroni pada Senin dini hari (18/2/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Pelaku ada tiga orang, naik dua motor, Honda Vario dan Yamaha Vixion dinaiki dua orang yang berboncengan,” ungkap Misari.

Setelah itu, Misari menjaga di depan rumahnya yang berada di depan pintu masuk perumahan tersebut. Kecurigaan Misari terbukti. Belum lama berjaga, Misari lalu mendengar warga perumahan bernama Sugeng berteriak maling-maling.

Misari langsung mengajak anaknya siaga di jalan perumahan depan rumahnya. Saat pelaku melintas, Misari bersama anaknya berusaha menghentikan pelaku dengan sepontan melempar kursi.

“Dua pelaku yang naik motor Vixion terjatuh, sementara pelaku yang naik motor Vario melarikan diri,” tutur Misari.

Ketika pelaku terjatuh, dirinya langsung berusaha menangkapnya. Namun, upaya itu tak berhasil lantaran pelaku mengancam Misari dengan mengeluarkan pistol jenis air softgun.

“Pistol, pistol, pistol,” ujar Misari menirukan teriakan pelaku. Bahkan, pelaku sempat menembakkan pistolnya ke Misari.

“Berkali-kali tembakkannya,” terang Misari. Hingga, satu peluru bersarang di dagu Misari.

Takut melihat pelaku membawa pistol, Misari dan anaknya tak mampu berbuat banyak. Akhirnya pelaku berhasil melarikan diri, Misari langsung dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk mendapat perawatan lebih lanjut. (bon/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here