Lubang jalan berdiameter 80-100 cm dengan kedalaman sekitar 30 cm nampak ditutupi tong dan batang pohon pisang di jalan nasional, wilayah Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

iIM.com – Jalan Mojosari-Ngoro, Mojokerto di sekitar Desa Jasem rusak berat dengan lubangberdiameter 80-100 cm dan kedalaman sekitar 30 cm. Karena membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara motor, warga Desa Jasem bergotong royong menutup lubang yang menganga cukup besar dengan tong dan batang pohon pisang.

“Pohon pisang dan tong dipasang untuk menandai jalan berlubang biar kelihatan penggendara,” tutur salah seorang warga.

Menurut penuturan warga, terhitung sejak beberapa bulan terakhir, sudah 20 lebih peristiwa kecelakaan pengendara terperosok di lubang-lubang ini. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan itu.

“Selama November sampai Februari sekitar 20 peristiwa kecelakaan terjadi. Rata-rata yang kecelakaan pengendara motor yang berasal dari luar Mojokerto yang tak tahu medan jalan,” ungkapnya.


Salah seorang pengendara motor bernama Muhammad Ali (49), mengatakan, lubang-lubang di jalan nasional itu memang sangat membahayakan pengguna jalan. Selain lubang jalan cukup dalam, saat hujan lubang itu tak terlihat karena tergenang air.

“Beruntungnya warga memberikan tanda kalau jalan itu berlubang dengan tong dan pohon pisang, sehingga saya langsung mengurangi kecepatan saat melintas di sana. Saya berharap agar pemerintah lekas memperbaiki supaya tidak ada korban,” tandas Ali.

Sementara pihak Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyatakan bakal memperbaiki keruskan jalan di depan Desa Jasem, Kecamatan Ngoro tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan petugas lapangan untuk memperbaiki jalan berlubang di Jasem,” tutur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kabupaten Mojokerto, Adi Suwito, Senin (25/2/2019).

Ia menyebutkan perbaikan jalan berlubang itu akan dilakukan antara malam ini dan besok pagi Selasa (26/2). Kini pihaknya tengah mempersiapkan aspal untuk menambal.

“Kami akan segera tangani. Saat ini tinggal menunggu produksi aspal. Malam ini kalau tidak besok pagi akan kami tambal lubang jalan di Jalan Raya Jasem, Ngoro, Kabupaten Mojokerto,” cetusnya. (son/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here