IM.com – Empat partai baru terancam tak lolos ke Gedung DPR RI pada Pemilu Legislatif 2019. Partai Perindo, Partai Garuda, Partai Berkarya dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) paling berpotensi gagal meraih perolehan suara di atas ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Prediksi itu berdasar hasil survei LSI Denny JA yang dilakukan pada 18 hingga 26 maret 2019. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka.

“Memang masih belum dikatakan aman karena masih ada di range margin of error. Bisa jadi turun ke bawah sebanyak 2,8 persen atau naik ke atas,” kata peneliti LSI Rully Akbar saat memaparkam hasil survei, di kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Jumat (5/4/2019).

Namun, mengatakan, dari empat partai itu, hanya Perindo yang masih memiliki potensi lolos ke parlemen jika memperhatikan margin of error hasil survei sebesar 2,8 persen.


“Di fenomena partai baru, Perindo satu-satunya partai baru yang kira-kira punya kemungkinan untuk lolos PT (parliamentary threshold),” ujar Rully.

Elektabilitas Partai Garuda ditaksir paling kecil di angka 0,1%. Disusul Partai Berkarya 0,7%, dan PSI 0,2%.

Hanya partai Perindo yang dianggap masih punya sedikit peluang untuk lolos ambang batas parlemen 4 %. Elektabilitas partai yang dibidani Hary Tanoesoedibdjo dalam survei LSI Denny JA ini berada di angka 3,9%.

“Di fenomena partai baru, Perindo satu-satunya partai baru yang kira-kira punya kemungkinan untuk lolos PT (parliamentary threshold),” ujar Rully

Sementara untuk ketiga partai lain harus bekerja lebih keras lagi agar lolos ke parlemen. Pasalnya, jika memperhitungkan margin of error, elektabilitasnya belum melampaui ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

“Jika ditambah margin of error belum cukup untuk bisa tembus PT,” ucap Rully.

Data survei LSI Denny JA ini dikumpulkan melalui wawancara tatap muka pada 1.200 responden yang tersebar di berbagai wilayah. Survei ini memiliki margin error 2,8 persen dan dibiayai secara mandiri. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here