Ilustrasi siswa belajar dan membaca buku digital melalui tablet.

IM.com – Derasnya arus kemajuan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 menuntut dunia pendidikan (lembaga penyelenggara, guru hingga siswa) bisa cepat beradaptasi dengan sistem pembelajaran berbasis digital. Berangkat dari semangat memudahkan pembelajaran siswa dan sekolah, Pendidikan.id hadir meluncurkan Kipin School 4.0,aplikasi penyedia materi pelajaran lengkap berbasis Kurikulum 2013.

Peluncuran aplikasi Kipin School 4.0 termotivasi dari semangat mengembangkan sistem dan model pembelajaran yang cocok dan mampu melahirkan output pendidikan dalam negeri yang mampu bersaing di era digital. Mengakses aplikasi ini seperti membaca buku ajar cetak yang kini mulai ditinggalkan.

Selain mudah diakses, aplikasi ini bisa menjadi solusi persoalan biaya produksi dan distribusi buku cetak hingga berada di tangan user (sekolah, guru dan peserta didik) yang sudah tinggi. Masalah efisiensi waktu pada produksi dan distribusi buku cetak pun teratasi dengan aplikasi ini.

Kipin School 4.0 ini dilengkapi dengan teknologi Download & Go, dimana siswa bisa mendownload ribuan materi pelajaran cukup sekali saja. Setelah itu dapat digunakan tanpa jaringan internet dimana saja dan kapan saja. Semua data sudah tersimpan dalam sebuah device (smartphone, tablet atau laptop).


Bagi Siswa, aplikasi ini bermanfaat untuk mendalami materi pendidikan lengkap (ebook, video, tryout & literasi) secara murah dan gratis. Demikian pula bagi guru akan terbantu dan dimudahkan dalam pelaksanan pengajaran dan ulangan harian/ujian

Sementara bagi pihak sekolah, palikasi ini tentu bisa menghemat biaya besar karena proses belajar mengajar tidak perlu lagi harus menggunakan banyak kertas. Baik dalam penyediaan materi pelajaran, melaksanakan ulangan harian maupun ujian per semester dan tahunan.

Sama dengan buku konvensional, Aplikasi Kipin School 4.0 juga menyediakan Materi Pelajaran lengkap berbasis Kurikulum 2013. Ribuan buku pelajaran sekolah resmi dari Kemendikbud dalam bentuk video pengajaran kelas, latihan tryout dan bacaan literasi maupun Sistem Ujian Online untuk jenjang SD,SMP,SMA & SMK juga tersaji dalam Kipin School 4.0.

“Kipin School sangat sederhana dan mudah diakses dan sangat hemat. Siswa bisa mendapatkan materi pelajaran lengkap sekali dengan tanpa biaya, semua materi bisa tersimpan hanya dalam sebuah tablet, tidak ada siswa yang membawa buku cetak yg berat lagi,” kata Kepala Sekolah SMA Labschool  UNESA Dewi Purwanti. Sekolah SMA Labschool Universitas Negeri Surabaya memang telah memanfaatkan aplikasi Kipin School 4.0 untuk proses belajar mengajar.

Menurut para pelaku pendidikan yang sudah menggunakan Kipin School 4.0, aplikasi ini memang sangat cocok digunakan untuk semua sekolah diseluruh Indonesia yang menggunakan kurikulum 2013 mulai tingkat SD,SMP sampai SMA/SMK. Sekolah cukup menyediakan jaringan internet dan perangkat kerasnya seperti smarphone, tablet, PC (komputer).

Direktur Labschool Unesa Drs Alimufi Arief menyatakan, Lembaga pendidikan seperti Labschool UNESA harus bergerak maju dan berani melakukan inovasi. Hal itu agar penerapan smart school bisa diterapkan secepatnya baik untuk pemanfaatan materi pelajaran secara digital maupun sistem ujian secara online.

“Kipin School 4.0 merupakan terobosan luar biasa di dunia pendidikan untuk menyesuaikan diri dengan teknologi. Menurutnya, dunia pendidikan memang harus seegra menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi, jika tidak akan tertinggal jauh di belakang,” tegasnya.

Mantan Menteri Pendidikan Mohammad Nuh pun ikut mengomentari peluncuran aplikasi ini dengan pendapat senada. Ia mengatakan jika dunia pendidikan Indonesia tidak mengadopsi dan memanfaatkan teknologi, maka akan sulit berkembang.

“Maka harus terus melakukan explore opportunity yang ada di IT untuk kebaikan dan kemajuan dunia pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Nah, Kipin School 4.0 dianggap M Nuh sebagai salah satu output positif dari explore opportunity tadi. Ia berharap inovasi seperti itu akan terus lahir untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

“Pendidikan pada hakikatnya bertujuan untuk menghilangkan tiga penyakit masyarakat, yaitu : kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan peradaban. Dengan konsep pendidikan berbasis kurikulum 2013 diharapkan dapat mengatasi ketiga penyakit masyarakat tersebut,” paparnya.

Aplikasi yang diluncurkan perusahaan edutech ini tersedia dalam tiga platform yakni Android, iOS & Windows 10 dan bisa diunduh secara gratis. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here