Dua anggota Koramil 0815/08 Dawarblandong membantu warga dan mengantar anak-anak di desa terdampak luapan Sungai Lamong ke sekolah menggunakan perahu karet BPBD Kabpupaten Mojokerto. (ilustrasi).

IM.com – Dampak banjir luapan Sungai Lamong semakin serius. Dua nyawa melayang karena terseret arus Kali Lamong di wilayah wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik yang mengalir deras, Kamis kemarin (2/52019).

Kedua korban yakni Bima Yudha, warga Polorejo Pucung dan Saiful Mukminin (25) warga Kedung Rukun, Desa Kedungpring, Balongpanggang. Korban pertama, SMPN 1 Balongpanggang, terseret arus Kali Lamong, saat bergabung dengan teman-temannya menyerahkan bantuan nasi bungkus kepada warga yang terisolasi dampak banjir.

Sementara korban kedua, Saiful Mukminin ditemukan tewas mengapung di sebuah anak sungai Kali Lamong di Kedung Pring. Saiful yang sedang mincing ikan, diduga terpeleset dan terseret arus hingga meninggal dunia.

Luapan Sungai Lamong telah merendam empat kecamatan di Kabupaten Gresik, Balongpanggang, Benjeng, Menganti, dan Cerme, Kamis kemarin. Hujan deras sepanjang Rabu kemarin membuat Kali Lamong meluap dan meluber ke perkampungan sekitar sungai.


Banjir setinggi 1 meter merendam akses jalan Gresik-Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), Kamis (2/5/2019). Akibatnya, akses penghubung antarkabupaten di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme ini lumpuh. Kendaraan bermotor tidak bisa melintas. Bahkan, warga sekitar pun terpaksa jalan kaki menerobos banjir.

Dari empat wilayah yang dilanda banjir, Kecamatan Cerme mengalami kondisi paling parah. Bukan hanya permukiman penduduk, banjir juga menggenangi fasilitas umum, termasuk jalan raya antarkabupaten.

“Banjir sudah sejak tadi malam. Air tiba-tiba menggenang dan tambah tinggi seperti di jalan ini,” kata salah seorang warga, Rizqi, Kamis (2/5/2019).

Banjir sempat surut pada malam harinya. Namun Jumat (3/5/2019) pagi tadi, air sungai kembali meluap. Hal itu lantaran hujan deras kembali mengguyur daerah hulu Kali Lamong. (pit/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here