Loket dan pintu masuk Wisata Air Panas Padusan, Pacet, Mojokerto. Foto: Dok/Martin

IM.com – Wana Wisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Sabtu pagi (28/12/2019) kembali dibuka. Ini setelah Perum Perhutani bersama pengelola wisata pemandian Air Panas memperbaiki pipa-pipa yang putus diterjang banjir Sungai Dawuhan, Jumat kemarin.

“Pagi tadi sudah kembali dibuka. 10 saluran pipa yang sempat terputus juga sudah dibenahi oleh petugas,” kata Koordinator Wana Wisata Kolam Pemandian Air Panas Padusan, Suharto pada Sabtu (28/12/19)

Pengelola Wisata Air Panas tak khawatir jika kemungkinan terjadi banjir yang lebih besar. Kendati, curah hujan di kawasan Pacet cukup tinggi.

“Kita sudah mengantisipasi apabila ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi,” tutur Suharto.

Kalaupun suatu saat peningkatan debit air terjadi lagi, pihaknya langsung bertindak cepat untuk mengingatkan pengunjung agar segera meninggalkan kolam pemandian. Selain itu, pengelola juga kembali akan menutup sementara tempat wisata tersebut.

“Seperti kemarin, kalau terjadi peningkatan debit air, kita langsung umumkan kepada para pengunjung agar segera meninggalkan lokasi. Kita tutup sementara,” tegasnya.

Tempat Wisata Pemandian Air Panas Padusan sempat ditutup sementara sejak Jumat sore (27/12/2019) karena air sungai Dawuhan meluap dan mengalir deras. (Baca: Wisata Banyu Panas Pacet Diterjang Banjir Bandang).

Pihak Perum Perhutani menampik kejadian tersebut dianggap sebagai banjir. Menurutnya, kejadian kemarin hanya peningkatan debit air. (Baca: Perhutani Tegaskan Sungai Meluap di Banyu Panas Bukan Banjir Bandang).

“Tidak ada banjir atau air bah. Hanya debit air meningkat akibat hujan intensitas sedang yang mengguyur kawasan Cangar dan Gunung Welirang sejak pukul 11.00 WIB siang,” kata Senior Duty Manager Wisata wilayah Pacet-Trawas, Rofi’i dalam keterangan tertulis, Jumat sore (27/12/2019). (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here