Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Wagub Emil Elistianto Dardak membeberkan peta sebaran Virus Corona (Covid-19) di daerahnya.

IM.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya membuka peta sebaran virus corona (Covid-19) ke publik. Mojokerto berada di lima daerah tertinggi di Jatim dalam jumlah kategori orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19.

ODP paling banyak ada di Malang Raya yakni 24 orang. Disusul Kota Surabaya 18 orang, Jember 16 orang, Sidoarjo 10 orang, dan Mojokerto ada 5 ODP. (Baca juga: RSUD Soekandar Mojosari Rawat Dua Pasien Dalam Pengawasan Virus Corona).

Total ODP Covid-19 di Jatim per 19 Maret 2020 sebanyak 93 orang. Sedangkan untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim, jumlahnya 32 kasus. Meski Mojokerto masuk lima besar jumlah ODP, tidak ada satu pun pasien dalam pengawasan (PDP) di dalamnya. (Selengkapnya buka di https://bit.ly/covid19-jatim).

“PDP dan ODP ini sudah hampir menyebar ke seluruh kabupaten/ kota se-Jawa Timur. Ini masuk zona kuning (waspada),” kata kata Khofifah saat menggelar konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/3/2020).

Peta sebaran Virus Corona (Covid-19) di 19 daerah di Jatim per 19 Maret 2020.

Berdasarkan data terbaru yang disebutkan Khofifah menyebutkan jumlah penderita positif virus corona sebanyak 9 orang. Jumlah itu tersebar hanya di dua daerah yakni Surabaya 7 orang dan Malang dua orang.

“Satu orang meninggal dunia di Malang. Surabaya dan Malang terkategori wilayah terjangkit, yang artinya keduanya terkategori wilayah zona merah,” ungkap Khofifah.

Gubernur Jatim berharap, dibukanya peta sebaran Covid-19 ini dapat membuat masyarakat lebih waspada. Sehingga dimungkinkan untuk menekan penyebaran virus pandemik ini.

“Informasi ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan utama dalam menentukan tingkat risiko penyebaran Copid-19,” ujarnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here