Evakuasi jasad Tutus Eko Darmawan (42), warga Desa Banyulegi Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, yang ditemukan tewas di tengah sawah Desa Sumberkerep, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Senin dini hari (8/6/2020).

IM.com – Warga Desa Sumberkerep, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, digegerkan dengan penemuan mayat di area persawahan, Senin dini hari (8/6/2020) sekitar pukul 02.30 WIB. Dari hasil identifikasi, jasad pria itu bernama Tutus Eko Darmawan (42), warga Desa Banyulegi Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto.

Kapolsek Mantup AKP Nurfadhilah mengatakan, jenazah korban pertama kali diketahui oleh Ajib (40) saat melintas di lokasi. Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap. Sebelum melapor ke perangkat desa setempat, Ajib sempat mencoba membangunkan korban, namun tidak ada respon.

“Saksi menduga korban sudah meninggal, lalu melapor ke perangkat desa dan Polsek setempat,” kata AKP Nurfadhilah, Senin (8/6/2020).

Petugas medis dan polsek setempat bergegas mendatangi lokasi setelah mendapat laporan dari saksi. Selanjutnya, korban langsung dievakuasi oleh tim medis yang mengenakan APD lengkap.

“Korban yang saat itu hanya menggunakan kaos dan celana pendek warna coklat dievakuasi dari sebelah pohon bambu di area persawahan,” ujar Kapolsek Mantup.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban. Dugaan sementara, korban tewas karena penyakit hipertensi.

“Korban memiliki riwayat hipertensi. Petugas juga menemukan bungkus obat di dekat korban,” ungkap AKP Nurfadhilah.

Dugaan ini diperkuat dengan keterangan saksi dan keluarga korban. Dari keterangan mereka, korban diketahui sering mengeluh sakit kepala.

SAyangnya, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Namun polisi memastikan, penyebab kematian korban bukan karena penganiayaan.

“Berdasarkan hasil visum luar tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh korban. Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan menolak otopsi,” tuturnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here