Jasad FN (2), perempuan asal Kediri yang ditemukan di jurang Tikungan Gajah Mungkur, Cangar, Pacet, Mojokerto diduga menjadi korban pembunuhan.

IM.com – Dugaan pembunuhan terhadap perempuan yang mayatnya ditemukan di jurang hutan Cangar, Pacet, Mojokerto, Rabu sore kemarin (25/6/2020) kian menguat. Indikatornya, terdapat lima luka seperti bekas pukulan dengan benda tumpul pada kepala korban bernisial FN (25), warga Kabupaten Kediri.

Lima luka yang ditemukan polisi ada di bagian kepala kiri korban serta robekan di pelipis mata sebelah kanan. Polisi menduga perempuan berambut pirang itu tewas setelah dianiaya.

“Kasus ini masih kita dalami, juga motif pelaku. nanti akan kami sampaikan informasinya lebih lanjut,”  kata Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander di kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari, Rabu malam (24/6/2020).

Penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui TKP pembunuhan korban. Apakah korban dibunuh di tempat lain kemudian dibuang di hutan Cangar, tepatnya di jurang Tikungan Gajah, atau lokasi pembuangan itu juga menjadi tempat pembunuhan.


Dari olah TKP sebelumnya, polisi juga menemukan bukti lain yang memperkuat dugaan pembunuhan. Bukti berupa kerudung, masker dan tali tambang berwarna biru yang berlumuran darah ditemukan sekitar 15 meter dari titik tergeletaknya mayat korban. (Baca: Mayat Perempuan Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Hutan Cangar).

Mayat FN (25) pertama kali ditemukan dua pemuda yang sedang beristirahat dalam perjalanan di Jalan Raya Pacet-Batu, tepatnya di tikungan Gajah Mungkur, Cangar, Mojokerto, Rabu sore (24/6/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika sedang santai sambil mendinginkan mesin motor dan dan berswafoto, keduanya dikejutkan dengan sesosok mayat yang tergelatak dalam posisi terlentang di dalam jurang sekitar 20 meter.

Karena takut, kedua pemuda asal Kecamatan Jetis, Mojokerto itu, bergegas melaporkan temuannya ke Polsek Pacet. Baru sekira pukul 18.00 WIB, polisi dibantu relawan dari Tim Welirang Komuniti Rescue datang ke lokasi. Jenazah korban yang mengenakan jins warna biru itu kemudian dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here