Dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kapolres AKBP Dony Alexander, serta Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto.

IM.com – Ribuan warga Mojokerto dihipnotis agar taat mematuhi protokol kesehatan. Hipnoterapi kali kedua ini digelar Polres Mojokerto di dalam gedung bioskop Jalan Benteng Pancasila Kota Mojokerto, Sabtu (09/01-2021) malam.

Terapi hipnotis tahap kedua ini diikuti sekitar 20.000 warga Kabupaten Mojokerto mengikuti hipnoterapi ini secara daring dari 472 titik yang tersebar di 236 desa.

Hipnoterapi massal dengan tujuan agar kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan meningkat diikuti 50 perserta dari berbagai kalangan. Juga dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kapolres AKBP Dony Alexander, serta Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto.

“Tujuan kami memberikan dukungan kepada Kapolres Mojokerto bersama Pak Bupati, Pak Dandim beserta jajarannya dan semua tenaga kesehatan yang sudah bekerja menanggulangi Covid-19. Kami mendukung semua terobosan-terobosan dalam penanganan Covid-19,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta kepada wartawan di lokasi, Sabtu (9/1/2021) malam.

Nico menjelaskan, pandemi virus korona sudah banyak merenggut korban jiwa tanpa pandang bulu. Oleh sebab itu, seluruh masyarakat harus mematuhi prokes. Nico mengajak warga Jatim bersatu melawan korona dengan moto menjaga diri, keluarga dan negara.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menuturkan, inovasi hipnoterapi ini kembali digelar untuk mendongkrak kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mematuhi prokes. Sehingga penyebaran virus korona di wilayah hukumnya bisa ditekan.

“Hipnoterapi ini untuk membawa masyarakat ke alam bawah sadarnya begitu parahnya Covid-19 yang merenggut kebebasan kita semua. Sehingga dengan upaya bersama masyarakat, pemerintah dan stakeholder terkait betul-betul mematuhi prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.

Terapi hipnotis massal kali ini sukses memecahkan rekor dunia versi Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Yaitu sebagai hipnoterapi secara daring untuk meningkatkan kesadaran melaksanakan protokol kesehatan dengan peserta terbanyak.

Piagam penghargaan MURI diserahkan kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta sebagai penggagas hipnoterapi ini, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander sebagai penyelenggara, serta Wakapolres Mojokerto Kompol David Prasojo dan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Mojokerto Iptu Edy Widoyono sebagai pemateri (uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here