Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan Forkopimda Jawa Timur melakukan pemeriksaan tensi darah saat meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 di PT. Integra Group , Sidoarjo, Sabtu (24/7/2021) lalu.

IM.com – Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, kekebalan populasi (herd immunity) di Jawa Timur baru terbentuk di Kota Mojokerto dan Surabaya. Hal ini dilihat dari capaian vaksinasi Covid-19 di dua daerah tersebut telah mencapai 70 persen.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan target 70 persen vaksinasi dosis pertama merupakan angka minimal dicapainya herd immunity. Mantan Menteri Sosial itu meminta daerah lain segera menyusul Kota Mojokerto dan Surabaya dengan menggenjot kegiatan vaksinasi.

“Vaksinasi di Kota Mojokerto hari ini yang sudah melampaui 70 persen.  dan hari ini Untuk Surabaya mungkin sore ini juga masuk 70 persen, karena kemarin sore sudah 69,8 persen,” kata Khofifah di Surabaya, Jumat (6/8/2021).

Khofifah menargetkan Jatim harus mampu mencapai herd immunity dengan minimal populasi masyarakat yang sudah divaksin sebanyak 70 persen pada HUT ke-76 RI. Kendati, target tersebut nampaknya sulit tercapai karena kendala suplai vaksin.


Per hari ini, Khofifah menyebut, capaian vaksinasi Jatim untuk tahap pertama baru 25 persen. Sedangkan untuk dosis kedua 11 persen.

Target 70 persen itu bisa tercapai jika vaksinasi di Jatim mencapai 315.000 orang per hari. Tapi karena suplainya tidak sebanyak dan secepat yang ditargetkan, maka hal tersebut sulit dicapai.

“Oleh sebab itu, percepatan vaksinasi terus kita laksanakan. Salah satunya vaksinasi berbasis kampus yangi tidak menggunakan vaksin kuota dari Kabupaten Kota ya. Maka kami menyebut ini adalah akselerasi,” tegasnya.

Data Satgas COVID-19 Jatim per Kamis (5/8/2021) pukul 22.00 WIB, capaian vaksinasi dosis pertama di Jatim telah menyasar 7.783.101 penduduk. Sedangkan vaksinasi dosis kedua telah menyasar 3.351.104. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here