Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparkeraf) Sandiaga Salahudin Uno (kiri) didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kamis (16/9/2021).

IM.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, mengukuhkan “Kampung Majapahit Bejijong”, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, sebagai 50 destinasi desa wisata terbaik se-Indonesia. Salah satu desa di bekas pusat kerajaan Majapahit itu bahkan menjadi percontohan hubungan harmoni dan toleransi umat beragama.

Pengukuhan Kampung Majapahit Bejijong sebagai Desa Wisata dilakukan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, didampingi Ikfina Fahmawati Bupati Mojokerto serta Bhante Wiriyananda dari Maha Vihara Majapahit, Kamis (16/9/2021) sore. Dengan peresmian ini, Desa Bejijong Kecamatan Trowulan telah masuk dalam 50 besar finalis Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

“Saya merasakan yang sangat sepesifik di sini, adalah kearifan lokal tradisi budaya Majapahit dan toleransi beragamanya. Masyarakat Bejijong sekitar 95 persen adalah muslim, tapi di sini juga ada Maha Vihara Majapahit dan wisata religi Sleeping Buddha terbesar ke dua di Asia. Ini cermin persatuan yang sangat baik,” puji Sandiaga Uno.

Dari 1.831 desa wisata di Indonesia, Bejijong dinilai memenuhi tujuh aspek penilaian, termasuk data-data beserta legalitasnya. Sandiaga Uno juga melihat Bejijong sebagai satu contoh ideal, untuk melihat contoh harmoni dan toleransi umat beragama berjalan mesra.


“Bejijong masuk prioritas kami untuk terus ditingkatkan sebagai destinasi wisata,” kata Sandiaga.

Menparkeraf berharap, ke depan Kementerian dan Lembaga, Pemprov, Pemkab, masyarakat, dunia usaha dan komunitas salin bersinergi untuk mengembangkan Desa Wisata Bejijong.

“Harus ada kolaborasi, sinergi dan kerjasama yang baik dengan semua pihak. Tingkatkan terus inovasi, serta adaptasi prokes yang mampu membangkitkan dan mengoptimalkan wisata di Bejijong,” tambah Sandi.

Selanjutnya Bupati Ikfina Fahmawati mewakili masyarakat Kabupaten Mojokerto, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak. Bupati berharap dengan diresmikannya “Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong”, dapat meningkatkan pembangunan masa depan parwisata di Kabupaten Mojokerto.

“Kecamatan Trowulan memiliki banyak situs peninggalanan kerajaan Majapahit. Sebagai salah satu kerajaan besar di Nusantara, kami di Kabupaten Mojokerto tentunya sangat bangga dengan akar sejarah dan kebudayaan Majapahit. Semoga dengan ini, perkembangan dunia pariwisata di Kabupaten Mojokerto terus meningkat,” harap bupati.

Beberapa wisata budaya dan sejarah yang bisa dikunjungi di Bejijong antara lain Candi Brahu, Petilasan Siti Inggil, Maha Vihara Majapahit, Buddha Tidur, wisata edukasi Rumah Wisata Lemah Toelis, wisata edukasi kesenian teaterikal Sumpah Palapa. Selain itu ada pula, Pasar Rakyat Kampung Majapahit (menjajakan kuliner tradisional telur asin asap, es ketan, ayam ungkep kemaron, getuk Majapahit, manisan buah, hingga minuman khas raja-raja Majapahit yakni wedang secang), produksi batik khas Majapahit, rumah produksi kriya cor kuningan, patung dari batu dan terakota tanah liat, hingga homestay khas dengan arsitektur bergaya Majapahit. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here