Air luapan Sungai Sadar merendam Dusun Gembongan, desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, sejak Sabtu (26/2/2022) malam.

IM.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mencatat sejumlah faktor penyebab banjir yang mengepung beberapa wilayah di Kecamatan Mojosari, Mojoanyar, Pungging sampai Ngoro, Sabtu (26/2/2022). Salah satu faktor utama yakni jebolnya tanggul Sungai Sadar yang mengakibatkan air meluap dan membanjiri permukiman warga.

Kondisi itu diketahui Bupati  Ikfina saat turun ke lokasi banjir di Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Senin (28/2/2022). Air yang merendam Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Mojosari, berasal dari Sungai Sadar yang tak mampu menampung peningkatan debit air menyusul hujan deras yang menguyur sebagian wilayah di Mojokerto sejak Sabtu siang hingga malam.

“Sampah-sampah ini juga menyebabkan air meluber aliran sungai, harus dikontrol dengan baik. Saya minta dinas terkait segera ditangani terutama dinas terkait dan saya berharap tidak terjadi lagi banjir lagi,” kata Ikfina.

Dalam kesempatan itu, sejumlah warga dan relawan sekitar bergotong-royong membersihkan sampah yang menghambat aliran sungai. Bupati Ikfina pun menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.


Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, hujan deras pada Sabtu (26/2/2022) menyebabkan banjir merendam sejumlah desa di empat kecamatan. Antara lain empat desa di Kecamatan Kutorejo yakni Desa Kepuharum, Karang Dieng, Pesanggaran dan Windurejo.

“Di Dusun/Desa Karang Dieng, air sudah surut. Di Dusun Ketidur, Desa Pesanggarahan yang sebelumnya air naik ke jalan sekitar 30 cm juga sudah mulai surut. Air sempat masuk ke 2 rumah warga,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Joko Supangkat.

Sementara dua desa lainnya yakni di Kecamatan Pungging, Desa Patung dan Balongmasin. Ketinggian banjir bervariasi mulai 20 cm sampai 40 cm

Sementara di Kecamatan Mojoanyar, banjir melanda Desa Sadartengah dan Ngarjo akibat aliran air dari Dam Putaksari ke Sungai Sadar tersumbat sampah. Ketinggian air di jalan-jalan kampung hanya 10-20 cm.

Selain itu, juga sungai yang melintas di Desa Banjaragung, Puri tak mampu menampung air hujan juga sehingga meluap dengan ketinggian banjir luapan di tempat sekitar 10 cm.

“Di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto turun hujan dengan intensitas ringan, sedang dan lebar disertai angin kencang,” ujarnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here