Ketua Bawaslu Kota Mojokerto Dian Pratmawati dalam jumpa pers di Kantornya Jalan Joko Tole Magersari Kota Mojokerto Rabu, (31/01-2024) minta kepada 14 orang jajaran dibawahnya untuk menimbang keputusan pengunduran dirinya.

IM.com –  Pengajuan pengunduran diri serentak 3 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), 6 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dan 5 staf sekretatiat Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto Jawa Timur untuk Pemilu 2024 diklarifikasi Bawaslu Kota Mojokerto.

Ketua Bawaslu Kota Mojokerto Dian Pratmawati dalam jumpa pers di Kantornya Jalan Joko Tole Magersari Kota Mojokerto Rabu, (31/01-2024) minta kepada 14 orang jajaran dibawahnya untuk menimbang keputusan pengunduran dirinya.

Adapun 14 orang yang mengundurkan diri terdiri 3 komisioner yaitu Zen Arifin sebagai ketua dan 2 anggota Dwi Karno dan R Soetomo Cahyadi.

Sedangkan 6 PKD yang menyusul pengunduran diri adalah Jagalan, Sri Rismawati, Purwotengah, Ima Rachmaningtyas Miji, Abdul Salam Sentanan, Riska Widyadhana  Zayyaniyah Kranggan, Muflihur Rozzaq Meri, Bisri Mustofa.

5 orang staf kesekretariatan Panwascam Kranggan yang ikut mundur yaitu staf teknis PPPS Rizgy Agung Nugroho, Staf Teknis HP2H Widyasari, Staf Teknis SDMO Ahmad Nur Qomari, Staf Pendukung Dwi Apriyanto dan Agustinus Rama.

Upaya Bawaslu Kota Mojokerto melalui mediasi dan mengklarifikasi pengajuan pengunduran diri 14 orang jajaran dibawahnya telah dilakukan.

Hasilnya, Bawaslu memberi waktu untuk menimbang keputusan pengunduran diri bahkan batal mundur dan tetap melanjutkan tugasnya hingga pelaksanaan Pemilu 2024 tuntas.

“Silahkan dipertimbangkan. Tugas mereka semakin berat, punya PTPS yang harus disepahamkan nanti kegiatan di TPS seperti apa,” kata Dian.

Dian juga menandaskan bila upaya Bawaslu Kota Mojokerto dalam mediasi dan klarifikasi tidak disepakati maka pihaknya siap mengisi kekosongan jabatan 14 personel yang mundur. (uyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini